Share

Satlantas Polres Landak Perbolehkan Siswa Berumur 17 Tahun Pake Sepeda Motor

tribratametro.com, Kabar gembira bagi kaum millenial yang duduk di sekolah Menengah Atas (SMA) penyuka sepeda motor di Kota Ngabang, Landak, Kalimantan Barat. Pasalnya mereka diperbolehkan menggunakan sepeda motor di sekolahnya.

Eits! tunggu dulu, kebijakan ini hanya diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat yang sudah genap berusia 17 tahun dan atau sudah duduk di kelas 12.

“Kebijakan ini hanya untuk siswa yang lahir di tahun 2002 berusia 17 tahun, artinya mereka sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sudah bisa mengajukan permohonan SIM di Polres,” Kasat Lantas Polres Landak AKP Gandi Darma Yudanto kepada wartawan, Jum’at (19/7/2019).

Gandi menjelaskan, Kebijakan ini sesuai dengan Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menerangkan mereka yang mau mengendarai motor/mobil harus berusia minimal 17 tahun.

“Undang-undang jelas menegaskan bahwa hanya pemohon SIM yang berusia 17 tahun yang berhak mengendarai sepeda motor dan mobil, di bawah itu tidak diperbolehkan. Untuk itu kami mintakan ke seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA sederajat di Kabupaten Landak untuk tegas menerapkan aturan ini,” tegasnya.

Demi keselamatan, ia mengajak peserta didik kelas 12 (kakak kelas) untuk mengawasi adik kelasnya. Jika ada yang menggunakan sepeda motor maka dapat melaporkannya ke pihak sekolah.

“Ada dua pihak yang menjadi pengawas dan penerapan aturan perundangan ini, yaitu pihak sekolah dan siswa itu sendiri,” pungkasnya.

Gandi berharap agar seluruh orang dapat memperhatikan keselamatan putra-putrinya saat bepergian ke sekolah.

“Jika masih belum cukup umur jangan berikan sepeda motor pada mereka (siswa). Jika sudah cukup usia jangan lupa ingatkan untuk menggunakan helm dan membawa surat-surat kendaraan dan diri, ini demi keselamatan dan masa depan mereka,” tutup mantan Kasat Lantas Polres Pematang Siantar tersebut.

Leave a Comment