Share

Petugas PLN Jadi Pengedar Sabu Diringkus Sat Reskoba Polresta Depok Bersama Seorang IRT dan Tiga Lainnya

BIDHUMAS PMJ – Polresta Depok, Jumat (04/11/2016)

Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok, Jawa Barat, meringkus seorang diduga pegawai PLN, bersama empat orang diantaranya ibu rumah tangga, menjadi pengedar narkoba jenis sabu dan ganja.

Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis mengatakan kelima pelaku berhasil diamankan yaitu YRE (48), diduga pegawai PLN, MM (47), ibu rumah tangga, PP (40), SP (35), dan FS (31), ditangkap di beberapa tempat di wilayah Sukmajaya, Cimanggis, dan Jakarta Timur lantaran diketahui sebagai pemakai dan pengedar narkoba sabu dan ganja.

“Rata-rata para pelaku ditangkap dari hasil operasi penyamaran petugas dengan transaksi sama pelaku di jalan. Untuk pelaku YRE dan MM, ditangkap di Jalan Rebana Raya Sukmajaya, lalu PP, di Komplek BBD Radar Auri, Mekarsari, Cimanggis, dan SP lalu FS ditangkap di Jalan Raya Codet Batu Ampar, Kramatjati,” ujar Kompol Putu, Rabu (02-11-2016).

Mantan Kapolsek Sunda Kelapa Jakarta Utara, mengungkapkan hasil penyelidikan anggota bahwa kelima pelaku ini termasuk dalam satu jaringan pengedar sekaligus pemakai.

“Selain mengedarkan shabu dan ganja, namun dari sisa penjualannya tersebut dikonsumsi untuk dipakai sendiri oleh pelaku,” ungkap Kompol Putu.

Selain itu total barang bukti yang berhasil disita petugas, lanjut Kasat, menyita dua plastik klip bening berisi sabu 0,50 gram, satu bungkus ganja dibungkus koran dimasukkan kedalam bungkus rokok seberat 5 gram, dan 10 bungkus isi ganja seberat 60 gram.

“Dari barang bukti yang ada jika dinominalkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” tambah Kompol Putu.

Para pelaku, kata Kompol Putu, dikenakan Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 112 ayat 1, Pasal 132 ayat 1 UURI No.35 tahun 2009 tentang peredaran narkotika jenis sabu dan narkotika dengan ancaman di atas 15 tahun.

Leave a Comment