Share

Polda Metro Lakukan OTT Pungli Perizinan di Kemenhub, Presiden Joko Widodo Langsung Datangi TKP

BIDHUMAS PMJ – Polda Metro Jaya, Jumat (14/10/2016)

Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta, Selasa (11-10-2016). Dari lokasi operasi tersebut Polisi berhasil mengamankan beberapa orang dan juga uang tunai Rp1 miliar.

Operasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi melakukan penggeledahan di sebuah ruangan Direktorat terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT). Nampak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono dan Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Tri Yulianto di lokasi.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan beberapa orang yang diamankan di Kantor Kementerian Perhubungan dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus perizinan kapal dan buku pelaut.

“Kami amankan dari kantor beberapa orang dan mereka diduga melakukan pungli,” kata Jenderal Pol Tito di Kantor Kemenhub Jakarta.

Jenderal Pol Tito menjelaskan, operasi tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari Kemenhub, kemudian polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

Hasilnya, polisi mengamankan satu orang di loket perizinan kapal. Dari orang tersebut kemudian mengembang ke beberapa orang.

Mereka yang diamankan diduga terlibat pungli dalam proses perizinan kapal. Di antaranya perpanjang kapal, berat kapal, dan buku pelaut.

“Kami masih melakukan pengembangan dalam kasus ini,” kata Jenderal Pol Tito.

Kapolri menjelaskan, polisi masih mengedepankan azas praduga tak bersalah, tapi yang jelas polisi memiliki bukti dan saksi serta dokumennya juga ada.

“Kami masih melakukan pendalaman dan juga azas praduga tidak bersalah,” katanya.

Dari hasil operasi tersebut Polisi mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya dokumen perizinan dan juga uang tunai Rp1 miliar.

“Operasi ini atas perintah langsung Presiden,”tegasnya.

Pasca OTT oleh aparat Polda Metro Jaya, Presiden Joko Widodo langsung mendatangi kantor Kemenhub.

“Stop pungli,” tegas Presiden Jokowi.

Leave a Comment