Share

Subdit 3 Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba di 4 lokasi dalam waktu 5 jam

Subdit 3 dit resnarkoba Polda Metro Jaya dibawah pimpinan AKBP Dr. M. Arsal Sahban melakukan. penangkapan terhadap tersangka penyalahgunaan narkoba di 4 lokasi di jakarta (Jakarta pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Timur) dalam waktu 5 jam. Senin, 18 juli 2016.

Proses penangkapan berawal pada pukul 15.00 WIB Petugas menangkap tersangka A di daerah gunung sahari Jakarta Pusat, diamankan barang bukti shabu sebanyak 3 gram, dan 1 unit timbangan digital.

Dari penangkapan ini dikembangkan kepada tersangka lain atas nama AA di gambir Jakarta Pusat dengan barang bukti 2 gram shabu.

Tidak berhenti disitu, subdit 3 Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasusnya dan pada pukul 20.00 WIB diamankan M, (35 tahun wiraswasta) di Kalideres, Jakarta Barat dengan barang bukti 8,87 gram. Pada jam yang sama jam 20.00 WIB tim lainnya dari Subdit 3 dit resnarkoba Polda Metro Jaya juga menangkap TH, 39 tahun di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur dengan barang bukti

1 (satu) paket narkotika jenis sabu yg di bungkus dengan plastik transparan dengan berat 3,66 gram dan 1 (satu) paket narkotika jenis ganja yang di bungkus kertas warna coklat berat 2,06 gram.

“Penangkapan ini masih akan kami kembangkan, informasi yang kami peroleh ada puluhan kg shabu yang masuk dan sudah terpecah-pecah kepada banyak orang. Segera akan kami dalami hasil pemeriksaan untuk mengungkap pemasok besar dibelakangnya. Doakan semoga terungkap bandar besarnya dibelakang”. Kata Arsal.

Sementara itu, Direktur Narkoba polda metro jaya yang dikonfirmasi menyatakan, kita semua harus waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. “Orang tua, guru, masyarakat harus bisa memantau anak-anaknya untuk tidak mudah terjerumus. Kami terus berupaya mengungkap peredaran gelap narkoba, tapi selalu ada modus-modus baru yg digunakan untuk mengelabui aparat”. Ujar Kombes Pol John Turman.

Apa sanksi hukum penyalahguna narkoba?

Adapun pasal yang yang akan dikenakan pasal 114 subsider 112 undang-undang no 35/2009 ttg narkotika. Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 [bagi tersangka kedapatan memiliki narkotika dalam bentuk bukan tanaman]

Pasal 112:
1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 114
UU RI No. 35 Tahun 2009 [bagi tersangka kedapatan mengedarkan narkotika]

Pasal 114
(1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Leave a Comment