Share

Bhabinkamtibmas Pulau Panggang Terima Keluhan Tertutupnya Jalan Karena Pembangunan Pagar Homestay

BIDHUMAS PMJ – Kep Seribu, Jumat (01/07/2016)

Warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara mengeluhkan pagar pembatas setinggi 1,25 meter yang dibangun pemilik homestay royal Mermaid. Pasalnya bangunan pagar tersebut diduga menghalangi akses pejalan kaki.

“Sudah biasa kalau mau ke pantai warga lewat jalan sini, tapi ketika ada bangunan homestay jalan ini di tutupi pagar sehingga warga tidak bisa lagi lewat lagi,” keluh Harun (45), Selasa (28/06/2016).

Harun menambahkan, harusnya homestay 8 pintu itu memberikan jalan khusus agar bisa dilewati warga. Keberadaan pagar itupun menghalangi pandangan warga dan wisatawan ke arah laut.

“Jarak pagar dan homestay itu dekat banget dengan laut, posisi pagarnya pun menurut saya berimpitan dengan bangunannya. Masyarakat pun kesulitan bila ingin melewati jalan yang biasa dilewati ketika mau ke pingir pantai, sebab harus muter lagi jalannya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan keberadaan pagar itu menuai kritikan warga. Terkait soal desain serta penempatan yang dinilai warga tak ramah pejalan kaki, Saya akan koordinasikan dengan Polres Kepulauan Seribu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan.

“Memang kami telah telah mendengar keluhan warga Pulau Pramuka perihal tertutupnya akses ke pantai karena pembangunan pagar Homestay” ujar Bhabinkamtibmas Pulau Panggang Polsek Kepulauan Seribu Utara Brigadir Suhendi

“Selama belum ada Laporan dari warga yang merasa terganggu atas pembangunan pagar tersebut kmai belum bisa menentukan langkah selanjutnya , namun akan kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk mencari solusi yang terbaik” tandasnya

Leave a Comment