Share

Subdit Unit IV Subdit 6/Ranmor berhasil mengungkap kasus penipuan dan atau pencucian uang

BIDHUMAS PMJ – PMJ, Selasa 921/06/2016)

Anggota Subdit Unit IV Subdit 6/Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tersangka tindak pidana penipuan dan atau pencucian uang, pada hari Selasa tanggal 17 mei 2016 di ATM Carefour Sektor 7 Bintaro, Tangerang Selatan. Tersangka yaitu AW (pelaku Utama), AP (Tim Medan), MRZ (Tim Medan), IJSG (Tim Medan), WK (Tim Medan), MA (Tim Kisaran), ES (Tim Kisaran) dan SW (Penampungan).

Modus kejahatan yaitu pelaku menelepon korban mengaku kenal dengan korban yang saat itu pelaku mengaku sebagai pejabat POLRI, kemudian menawarkan berbagai macam kendaraan mewah denga harga lebih murah dari harga pasaran, korban tertarik dan berniat melakukan pembelian disamping juga menawarkan kepada para korban lainnya.

Korban yang berjumlah 3 (tiga) orang tersebut tertarik dan bermaksud akan melakukan pembelian atas 2 (dua) unit Toyota Fortuner, 1 (satu) unit Toyota Kijang Innova dan 1 (satu) unit Toyota Camry, kemduian pelaku meminta korban untuk melakukan pembayaran 30% terlbih dahulu dari harga mobil dengan nilai total sebesar RP. 363.000.000 (tiga ratus enam puluh tiga juta rupiah), pembayaranya dilakukan secara bertahap dengan menggunakan 3 (tiga) account rekening, dana yang masuk antara lain sebesar Rp. 135.000.000 (seratus tiga puluh lima juta rupiah) ke rekening Bank Mandiri milik HL, kemudian sebesar Rp. 188.000.000 (seratus delapan puluh delapan juta rupiah) masuk ke rekening Bank Danamon milik SA dan sebesar Rp.40.000.000 (empat puluh juta rupiah) masuk ke rekening BCA milik AR.

Sebelumnya pelaku sudah mempersiapkan sindikatnya terlebih dahulu untuk membantu melakukan proses transaksi dari rekening yang sudah terdapat dana. TEAM KISARAN dalam setiap transaksi pelaku mendapatkan bagian sebesar 10% dan total pembagian yang didapatkan sebesar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah) dan TEAM MEDAN untuk transaksi tersebut diberikan pembagian terbesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Dari rekening penampungan Bank Mandiri milik SW tersebut digunakan oleh pelaku AW untuk kebutuhannya selama di Laporan Polisi Siborong-borong, dengan dibantu oleh pemegang rekening yaitu SW.

Atas tindak kejahatan para pelaku diancam dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan hukuman penjara selama 4 tahun dan atau pasal 3 UU RI No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dengan pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000 (sepuluh milyar rupiah) dan pasal 5 UU RI No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah).

Barang bukti yang diamankan antara lain, 2 (dua) buah kartu ATM BRI, 2 (dua) buah kartu ATM BNI, 7 (tujuh) buah kartu ATM Bank Mandiri, 4 (empat) buah kartu ATM BCA, 1 (satu) buah kartu ATM Bank Danamon, 1 (satu) buah kartu ATM Bank MEGA, 2 (dua) buah kartu ATM Bank BTN, 1 (satu) buah kartu Masterpiece, 3 (tiga) buah buku tabungan BCA, 4 (empat) buah buku tabungan Bank Mandiri, 3 (buah) buku tabungan BRI, 2 (dua) buah buku tabungan Danamon, 2 (dua) buah token BCA, 11 (sebelas) handphone beragam merk, 6 (enam) buah KTP, 3 (tiga) buah kalung emas perhiasan, 1 (satu) unit televisi sony 40 inci dan 1 (satu) unit kulkas hasil pembelian menggunakan uang hasil kejahatan.

Leave a Comment