Share

Press Release Kasus Tindak Pidana 170 KUHP Yang Dilakukan Suporter The Jakmania

BIDHUMAS PMJ – Cikarang Utara, Sabtu (25/06/2016)

Sebanyak 141 suporter fanatik Persija Jakarta yang sering disebut The Jak Mania terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Polresta Bekasi Kabupaten pada jumat malam (24/6/2016) pukul 20.30 wib. Mereka tediri dari 15 wanita dan 126 pria dan harus menginap semalam di Mapolresta. Mayoritas massa yang diamankan ini statusnya masih pelajar SMP dan SMA.

Mereka diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap NR (22), warga Margadana Kabupaten Tegal yang menjadi pelayan di kedai bakso Yamin, di Kampung Gombong, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara.

Dalam kejadian pengeroyokan ini, akhirnya polisi mengamankan tiga (3) pelaku yang diduga membuat korban babak belur dan seorang provokatornya. Para pelaku ini statusnya masih pelajar SMA dan warga Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara.

Kronologi kejadian ini berawal saat para The Jak Mania tersebut hendak ke Jakarta untuk menonton pertandingan Persija yang menghadapi Sriwijaya FC dengan lokasi pemberangkatan Jurong, Cikarang Utara. Namun saat melintasi lokasi kejadian, massa yang menaiki 4 unit bus tiga perempat itu melihat korban yang memakai kaos Persib sedang melayani pelanggan bakso.

“Melihat korban itu dengan spontan dua suporter The Jak, EA (18), DB (20) dan AP (15), turun dari bus dan menyuruh korban agar membuka kaos Persib yang dipakainya,” ujar Kapolresta Bekasi Kombespol Awal Chairudin,SIK,MH kepada awak media, Sabtu (25/6/2016).Dalam press release tersebut hadir pula kasat Reskrim Kompol Ardi Raharnanto,Kapolsek Cikarang Utara Kompol Adil Siburian,Kasat Binmas Kompol Suroto dan Wakasat reskrim AKP Cecep Sanusi serta paur humas Ipda Rahmin.

Keterangan Kapolres pada saat press release tersebut karena korban tak mau melepas pakaiannya, maka EA dan AP mengejarnya hingga ke bagian dapur bakso. “Di lokasi itu korban tetap enggan melepas pakaiannya. Maka tersangka EA memukul tangan korban,” terangnya.

“Kemudian tersangka EA kembali memukul korban menggunakan sapu dan disusul pelaku lainnya memukul pipi kiri korban menggunakan botol kecap. Sehingga mulut korban sobek. Kemudian para penumpang bus lainnya turun dan menghancurkan mangkok bakso,” sambungnya.

Mendengar informasi dari masyarakat, puluhan personelnya dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan dan menggiring para suporter ini ke Mapolresta untuk diperiksa. “Korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat,” tambahnya.

“Para pelaku masih kita tahan. Sedangkan suporter lainnya diperbolehkan pulang dengan catatan dijemput orangtuanya dan membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya. Para pelaku melanggar pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun 6 bulan penjara,” jelasnya.

Press Release yang berlangsung kurang lebih 1 jam dan dihadiri 20 awak media tersebut berjalan aman,tertib dan lancar.

Leave a Comment