Share

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus kecurangan pada tabung gas LPG

BIDHUMAS PMJ – Dit Reskrimsus, Rabu (08/06/2016).

Subdit III Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya telah melaksanakan penegakan hukum terhadap 3 lokasi yang diduga melakukan tindak pidana dibidang perlindungan Konsumen dan/atau Metrologi Legal dengan modus memindahkan isi gas LPG dari tabung gas LPG isi ukuran 3kg (subsidi) ke tabung gas LPG kosong ukuran 12 kg (non subsidi) yang tidak sesuai dengan berat bersih, isi bersih atau netto, jumlah dalam hitungan sebagaimana yang dinyatakan dalam label atau etiket barang tersebut, sehingga mengakibatkanb kerugian pada konsumen/masyarakat.

Pada tanggal 31 Mei 2016 – 2 Juni 2016 di Kelurahan Jati Rasa Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi telah diamankan tersangka S selaku karya yang bertugas memindahkan isi tabung ukuran 3 kg ke tabung gas LPG kosong ukuran 12 kg beserta 3 orang pemilik usaha berinisial H, BS, dan JJH dengan barang bukti :

a. 200 (dua ratus) tabung gas elpiji ukuran 3kg dalam keadaan isi.
b. 40 (empat puluh) tabung gas kosong ukuran 3kg.
c. 27 (dua puluh tujuh) tabung gas elpiji ukuran 12kg dalam keadaan kosong.
d. 3 (tiga) tabung gas elpiji ukuran 12kg dalam keadaan kosong.
e. 5 (lima) selang regulator.
f. 1 (satu) rol segel warna hijau yang bertuliskan Elpiji Pertamina dan segel plastik bulat.
g. 1 (satu) buah ketel teko untuk merekatkan segel plastik wrap.
h. 11 (sebelas) bambu dengan ukuran kurang lebih 30cm
i. 20 (dua puluh) stick regulator untuk pemindahan isi tabung.
j. 1 (satu) bungkus karet seal.
k. 1 (satu) bungkus segel.
l. 1 (satu) unit mobil Daihatsu Grandmax warna silver No. Pol B-9**5-TAP beserta kunci kontak dan STNK.
m. 1 (satu) unit Mobil Kijang Super No. Pol B-1**7-KVF

Cara tersanka melakukan aksinya adalah, Tabung kosong yang berukuran 12kg diletakan di lantai dan satu tabung LPG ukuran 3kg isi diletakan di atas tabung kosong ukuran 12kg. Kemudian baru dipadang selang regulator yang saling berhubungan, serta diletakkan es batu untuk menurunkan tekanan tabung agar mempercepat proses pemindahan isi LPG, kurang lebih 15 menit isi LPG ukuran 3kg sudah dapat dipindahkan ke tabung kosong LPG ukuran 12kg dan dibutuhkan 4 tabung isi LPG ukuran 3kg. Keuntungan yang di peroleh tersangka BS dari hasil penjualan gas LPG 12kg (non subsidi) selama 24 hari kerja kurang lebih Rp. 76.800.000,- (tujuh puluh enam juta delapan ratus ribu rupiah).

Tersangka diduga melanggar pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a,b,c Pasal 9 ayat (1) huruf d dan pasal 10 huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) dan Pasal 32 ayat (2) Jo Pasal 30 dan Pasal 31 UU RI No.2 Tahun 1981 tentang Metrologi legal, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 6 (enam) bulan dan atau denda setinggi-tingginya Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Leave a Comment