Share

Bhabinkamtibmas menyelesaikan masalah (Problem Solving) kasus Penganiayaan Ringan

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Pusat, Rabu (08/06/2016)

Pada hari Selasa tanggal 07 Juni 2016 pukul 22.00 wib bertempat di Pos Rw.06 Gang Masjid Kelurahan Kramat Kecamatan Senen Jakarta Pusat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Aiptu MASKUR, menyelesaikan Masalah (Problem Solving) kasus Penganiayaan Ringan.

Kejadian Penganiayaan ini terjadi pada hari Selasa tgl 7 juni 2016 pukul 22.00 WIB di Warung Pecel Lele Jalan Kramat Sentiong Rt.011 Rw.06 Kelurahan Kramat Senen Jakarta Pusat. Dengan korban berinisial AS, Banjarnegara, 16 April 1986, Laki-laki, Islam, Dagang, Desa Kaliwungu Rt.01 Rw.02 Desa Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah yang dianiaya oleh pelaku berinisial AB, Jakarta, 03 September 1989, Laki-laki, Islam ,
Swasta, alamat Kramat Sentiong Rt.004 Rw.05 No.62 Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat.

Kronologis kejadiannya pada hari selasa tanggal 07 Juni 2016 pukul 17.40 Wib, pada saat Korban berdagang pecel lele, datang adik dari pelaku untuk memesan teh manis, karena sebelumnya pelaku tidak membayar saat minum teh manis, maka korban tidak membuatkan teh manis pesanan adik pelaku, sehingga terjadi adu mulut antara korban dengan adik pelaku. Kemudian Adik dari pelaku mengadu kepada kakaknya (pelaku), atas pengaduan adiknya lalu pelaku mendatangi warung pecel lele korban, dan langsung memukul kepala satu kali dan menendang perut korban sebanyak satu kali. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka-luka memar dikepala bagian kanan belakang, dan korban melaporkan kejadian tersebut kepada Wakil Ketua Rw.06 Bapak AF yang diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Aiptu MASKUR.

Tindakan Kepolisian yang diambil antara lain,
– Bhabinkamtibmas mengumpulkan dari pihak korban, pelaku, ketua Rt dan orang tua pelaku di Pos Rw.06 Kramat untuk menyelesaikan permasalahannya.
– Selanjutnya dilakukan Musyawarah secara Kekeluargaan, dan hasil Musyawarah adalah sebagai berikut,
1. Pihak korban telah memaafkan pelaku.
2. Korban tidak akan melanjutkan permasalahan tersebut ke Pihak berwajib.
3. Antara korban dan pelaku menyelesaikan masalah tersebut tanpa ada paksaan dari Pihak manapun.
4. Kedua belah pihak saling berjabatan tangan dan menandatangani surat pernyataan diatas Materai.

Leave a Comment