Share

Terkait Ancaman Terhadap AM Fatwa, Polisi Periksa Saksi Misterius

BIDHUMAS PMJ – Dit Krimum PMJ, Senin (09/05/2016).

Pihak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih menyelidiki dugaan tindak pidana ancaman teror melalui pesan singkat dari telepon selular yang ditujukan kepada Ketua Badan Kehormatan DPD RI, AM Fatwa.“Masih dalam tahap penyelidikan, kemarin sudah periksa pelapor. Saksi sudah dipanggil, hari ini dijadwalkan untuk datang,” ujar Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Mujiono.
Kendati demikian, Mujiono enggan menjelaskan secara rinci identitas saksi yang akan diperiksa, termasuk juga jumlah saksi yang dipanggil.

“Identitasnya tidak bisa saya ungkapkan. Yang pasti dari pihak pelapor. Dan dia punya waktu tiga hari untuk memenuhi panggilan kami sejak surat dilayangkan (kemarin),” ujarnya. Jajaran Direskrimsus mulai menyelidiki kasus ini sejak menerima laporan dengan nomor LP/2204/V/2016/PMJ/Dit.Reskrim pada Jumat (6/5) lalu. AM Fatwa juga telah dimintai keterangan usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Sesuai laporan polisi itu, Fatwa mengaku menerima pesan singkat melalui telepon selular nomor 08589259xxxx menyampaikan ucapan bernada ancaman pada Jumat (6/5) pukul 08.00 WIB. Ancaman berisi “SAMPAIKAN KE FATWA JANGAN URUS ORANG LAIN URUS AJA KELUARGAMU KALO MAU SELAMAT”. Fatwa sempat mencari informasi dengan menghubungi nomor tersebut namun sudah tidak dapat dihubungi.

Selain itu, ajudan Fatwa, seorang polisi berpangkat brigadir polisi sempat menerima telepon yang hendak meminta berbicara dengan Fatwa namun sedang istirahat sehingga pengawal itu enggan mengganggunya. Secara terpisah, AM Fatwa mengkonfirmasi adanya ancaman tersebut. “Iya, betul. Tepatnya jumat pagi sekitar pukul 08.00 pagi,” katanya saat itu.

Kini pihak terlapor masih dalam penyelidikan dengan jeratan Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

Leave a Comment