Share

Polda Metro Jaya Pikirkan Alternatif Jangka Pendek Pengganti 3 in 1

BIDHUMAS PMJ – Jakarta, Senin (02/05/2016).

Polda Metro Jaya tengah memikirkan alternatif jangka pendek pengganti sistem 3 in 1 yang akan berakhir pada 14 Mei.

“Salah satunya alternatif jangka pendek, yaitu pembatasan kendaraan roda dua, kemudian rekayasa lalu lintas. Kalau pagi mungkin lampu hijaunya ditambah. Terus waktu sorenya di balik lampu hijaunya ditambah,” papar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto di Jakarta, Senin (2/5/2016).

AKBP Budiyanto mengatakan, pihaknya sudah mendiskusikan beberapa alternatif terkait 3 in 1 dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan.

Namun untuk penerapan Electronic Road Pricing (ERP), pelat kendaraan ganjil-genap ataupun 4 in 1, AKBP Budiyanto menjelaskan bahwa ide tersebut sulit diterapkan dalam waktu dekat.

“Tiga hal tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama terutama ERP. Karena ada proses lelang dulu, persiapan prasarana dan sarana serta SDM-nya dan payung hukumnya,” ujar AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto menjelaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih terus mencari pola untuk menghindari kemacetan di beberapa ruas jalan Ibu Kota akibat dampak penghapusan 3 in 1.

“Perpanjangan kan sampai 14 Mei. Saat di lapangannya (jalan-red), masyarakat masih mencari pola. Tadinya terkonsentrasi ke Sudirman Thamrin. Sekarang kalau Sudirman, Thamrin padat sekarang (pengendara) sudah mencari lubang-lubang (jalan) lain,” tutup AKBP Budiyanto.

Leave a Comment