Share

Pembahasan maklumat Romadhon 1437 H/3016 M

BIDHUMAS PMJ – Bekasi Kota, Jum’at (13/05/2016).

Kamis 12 Mei 2016 pukul 10.00 sd 11.45 WIB di ruang rapat Kabag Kessos Pemkot Bekasi, telah berlangsung rapat pembahasan maklumat Romadhon 1437H/2016M. Rapat dipimpin oleh Kabag Kesssos Ahmad Yani dengan peserta rapat 12 orang dari dinas instansi terkait.

Pelaksanaan giat rapat dengan masukan2 untuk mendukung kebijakan Walikota tentang diterbitkannya Maklumat Romadhon sbb, Kabag Kessos Ahmad Yani membuka acara rapat dengan arahannya bahwa menjelang bulan puasa perlunya diterbitkan Maklumat Romadhon yang ditandatangani oleh Walikota bekasi. Hal ini tidak lain untuk menghimbau kepada seluruh warga masyarakat kota bekasi, selama berlangsungnya bulan Romadhon untuk bisa saling menghormati umat Islam yang sedang berpuasa dalam rangka menciptakan sikap toleransi antar nikmat beragama dengan rasa persodaraan serta mewujudkan suasana kondusif selama bulan Romadhon.

Ketua MUI kota bekasi KH Soekandar Ghozali menyambung dengan maklumat ini sifatnya berupa himbauan untuk seluruh umat beragama terutama agama Islam, sedangkan agama lain pelunya untuk menghormati orang2 yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kemenag H. Sakur, karena di bulan Ramadham lain dari biasanya, terutama anak2 muda jelang sholat subuh, harusnya untuk persiapan ibadah sholat subuh, tapi ini dipakai untuk tawuran sehingga perlu perhatian dari pihak kepolisian. Sehubungan dengan itu perlunya ada pemasangan spanduk selama bulan Romadhon, oleh Pemkot yang intinya selama bulan Romadhon agar menjauhkan hal2 yang dapat mengganggu kesucian dan mengganggu situasi Kamtibmas, terutama tawuran antar remaja.

Kasat Intelkam Polresta bekasi kota , persiapan menjelang bulan Romadhon tempat hiburan menjadi sorotan utama oleh Ormas Islam, yang sering menjadi pertanyaan mengenai buka tutupnya. Rencana Kebijakan Pemkot semua tempat hiburan termasuk yang ada di hotel, untuk tutup 3 hari jelang Romadhon dan sampai dengan 3 hari setelah hari Lebaran ke2, kiranya cukup bijak bagi masyarakat Bekasi. Sebagai perimbangan Utk Jakarta tutup nya 1 hari sebelum hari puasa pertama dan 1 hari setelah masuk bulan Romadhon (2 hari), tutup lagi tanggal 16 Romadhon merupakan peringatan Nuzulul Qur’an, 1 hari sebelum hari Lebaran dan 1 hari setelah hari Lebaran kedua (4 hari), jumlah tutup selama bulan Romadhon hanya 7 hari untuk DKI. Terkait kebijakan Pemkot yang tutup total selama bulan Romadhon, namun perlu juga, pemkot memanggil para pengusaha tempat hiburan untuk diberikan atensi agar selama tutup bener2 tutup, dan tidak buka kucing-kucingan dengan petugas, karena hal ini pasti akan disorot ormas Islam seolah pihak berwajib tutup mata. Kaitan dengan tawuran remaja yang hampir setiap tahun ada, mohon ini juga ada keterlibatan dinas instansi untuk sama-sama melakukan pengawasan dan himbauan kepada khususnya para remaja, baik dengan pemasangan spanduk dan himbauan2 pada giat Tarling maupun Suling, untuk tidak melakukan tawuran dan pelanggaran hukum lainnya seperti Miras, Narkoba, perjudian dan maksiat lainnya.

Disepakati inti maklumat adalah Kepada seluruh pengusaha tempat hiburan termasuk hiburan yang ada di hotel harus tutup 3 hari sebelum bulan Romadhon, Selama Bulan Suci Romadhon, 2 hari Raya Idil Fitri dan 3 hari setelah hari raya Idul Fitri.

Kepada seluruh masyarakat bekasi agar menghormati umat Islam yang sedang berpuasa dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum seperti tawuran, narkoba, judi, miras serta perbuatan maksiat lainnya.

Leave a Comment