Share

Polresta Depok Tangkap Dua Perampok Pedagang Ayam Dalam Angkot

BIDHUMAS PMJ – Depok, Selasa (19/04/2016).

Anggota Buser Polresta Depok berhasil menangkap dua pelaku perampok ibu-ibu pedagang ayam di kawasan Bintara, Bekasi, Selasa (19/4) siang. Seorang pelaku masih pelajar ditangkap ketika sedang belajar dalam kelas mempersiapkan ujian UN (ujian nasional).

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho serta Kanit Buser AKP Eko dibantu anggota berhasil mencokok DNA,20, serta seorang pelajar kelas 3 SMP.

“Ya, sudah kita tangkap dan sekarang kedua pelaku baru dimintai keterangan petugas,”ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono.

Kapolres mengatakan sangat mengapresiasi tugas anggotanya dengan cepat dapat mengungkap kasus pencurian kekerasan dalam angkot.

“Anggota gerak cepat dapat mengungkap kasus ini. Sangat di apresiasi tugas anggota yang cepat dan kompak sebagai tim,”ungkap Kapolres.

Sementara itu Kapolres menambahkan,angkot serta alat yang digunakan pelaku untuk digunakan kejahatan sudah kita sita.

“Angkot trayek Pondok Ungu Bekasi B 1974 ZY, serta alat keras kunci roda yang digunakan buat memukul korban sudah kita sita sebagai barang bukti. Pelaku keduanya terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas 10 tahun,”tutup Kapolres.

Selain itu masing-masing pelaku mempunyai tugas masing-masing seperti DNA sebagai pengemudi, sedangkan tersangka lain sebagai eksekusi memukul korban dengan menggunakan kunci roda.

“Ampun pak saya menyesal, saat kejadian hanya spontanitas saja. Sewaktu kejadian saya tengah dalam keadaan mabuk,”ujar SYN saat dimintai keterangan anggota penyidik.

Sebelumnya korban Sari,44, pedagang ayam, warga Cipayung, Minggu (10/4) pagi, menjadi korban perampokan di dalam angkot D.02 ketika dirinya hendak akan berangkat menuju Pasar Kemiri Muka. Pengemudi angkot berpura-pura berhenti alasan untuk buang air kecil.

Saat korban lengah, seorang pelaku lainnya yang duduk dibangku belakang langsung memukul kepala korban menggunakan kunci roda. Barang berharga korban dompet isi uang Rp2 juta, HP serta delapan pasang burung merpati bersama kandang untuk dagangan juga dijarah pelaku.

Leave a Comment