Share

Polresta Bekasi Kota Buru Dua Dokter Klinik Aborsi di Bekasi

BIDHUMAS PMJ – Bekasi Kota, Jumat (29/04/2016).

Dua dokter yang menjadi tersangka kasus aborsi di Klinik Bekasi Medical Center, Jalan Ir H Juanda, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, hingga kini masih buron.

Dua orang yang kini diburu polisi adalah dokter berinisial JBT selaku pemilik klinik dan dr ALD yang diduga melakukan praktik aborsi. Keduanya diketahui tak ada di tempat saat polisi menggerebek klinik tersebut pada Rabu 27 April 2016.

Sementara terkait pengejaran dua dokter dan penyelidikan kasus aborsi di klinik yang sudah berdiri sejak 1980-an itu, Polresta Bekasi Kota telah membentuk tim khusus untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Tim yang kami bentuk dari seluruh anggota di Satuan Reskrim Polresta Bekasi Kota, dari semua unit yang ada agar kasus ini selesai dan dua DPO bisa kami tangkap,” kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota Kompol Rajiman, Jumat (29/4/2016).

Terkait penyelidikan saat ini, pihaknya mengakui telah mendeteksi keberadaan dr JBT. “Kami sudah mendapat lokasi persembunyian dr JBT. Mudah-mudahan segera bisa ditangkap,” jelas Kompol Rajiman.

Sedangkan dr ALD masih dalam pencarian. “Tim sudah kami bentuk dari seluruh personel Satuan Reskrim untuk menangkap dua DPO tersebut,” jelas Kompol Rajiman.

Sebelumnya Polresta Bekasi Kota telah mengamankan lima tersangka dalam kasus aborsi tersebut, yakni YS, MRYN, NN, KRTN, dan MMN. Mereka terlibat praktik aborsi yang dilakukan di klinik tersebut.

Lima orang ini ditetapkan sebagai tersangka, setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap 17 karyawan klinik yang berada di depan Hotel Merdeka tersebut.

Leave a Comment