Share

Penggrebekan Praktek Aborsi Di Kota Bekasi

BIDHUMAS PMJ – Bekasi, Kamis (28/4/2016)

Satuan Reskrim Polresta Bekasi kota telah mengungkap kasus praktek aborsi dan tertangkap menyimpan obat-obat yang diduga kuat expayer yang disimpan di dalam gudang. Klinik Dokter Jabat ini beralamat di Jl. Ir Juanda, Kecamatan Bekasi Timur. Polresta Bekasi kota berhasil mengamankan barang bukti berupa, seperangkat alat aborsi, gumpalan tisue berlumuran darah, 15 kartu medical record pasien aborsi dan satu plastik obat expayer.

Yang diduga melakukan praktek aborsi dan membantu melakukan aborsi DAYAT;NUNIK;KARTINI;YUNI Ke 4 orang diantaranya DT, NK, KT, YI tersebut bukanlah berprofesi sebagai Dokter dan tidak memiliki Surat Izin Praktek (SIP).

Peristiwa bermula dari adanya praktek aborsi yang sudah berlangsung bertahun – tahun, berawal dari info itu kemudian dilakukan penyelidikan dan kemudian dilakukan penggeledahan di TKP, dimana dalam penggrebekan diketemukan alat aborsi dan bekas aborsi serta satu pasien atas nama Ismi.

Kemudian dilakukan penggeledahan di lantai 3 dengan petunjuk saksi MN selaku office boy yang diberi tugas meracik obat. Dimana disalah satu gudang diketemukan penuh obat obatan, yang mana menurut keterangan saudara MN, bahwa obat-obatan tersebut sudah Expayert dan yang diberikan kepada pasien aborsi.

Para pasien terlebih dahulu berkonsultasi dengan salah satu klinik. Setelah diketahui umur kandungan pasien, kemudian ditentukan harga oleh petugas klinik, dimana biaya aborsi berkisar antara 2 sampai dengan 3 juta. Setelah ada kesepakatan baru dilaksanakan aborsi.

Leave a Comment