Share

Mobil Pick Up Terbalik di Tol Wiyoto Wiyono Sebabkan Macet Panjang

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Jumat (29/04/2016).

Sebuah mobil pick-up yang melintas di Jalan Tol Wiyoto Wiyono dari arah Tanjung Priok menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta terbalik di KM 20 (depan Apartemen Aston), Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Akibat kejadian tersebut, kemacetan panjang hingga 5 kilometer (KM) menghambat seluruh pengguna jalan tol yang salah satu akses utama menuju Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta dari tol Cawang (dalam kota).

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit Purwanto, mengatakan mobil pick-up bak terbuka yang terbalik ada di KM 20 Jalan Tol Wiyoto Wiyono atau tepatnya di simpang empat Pos Pol Bintang (dekat pintu gerbang Hailai Ancol).

“Kejadian kecelakaan sekitar Pukul 10.15 WIB, saat itu mobil pick up tersebut mengalami pecah ban sehingga menyebabkan pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terbalik sehingga menutup setengah lajur jalan tol,” ujar AKP Sigit, Jumat (29/4).

AKP Sigit mengungkapkan kecelakaan tersebut dipicu oleh muatan mobil pick up dengan nomor polisi B-9901-YD itu memuat barang bawaan melebihi kapasitas sehingga membuat ban roda kendaraan tersebut pecah ketika pengemudi menambah daya laju kendaraan tersebut.

“Tidak sampai ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini, namun memang kemacetan cukup panjang hingga arah Tanjung Priok dan Kelapa Gading sudah terpantau padat arus menuju Bandara,” lanjut AKP Sigit.

Sementara itu Kepala Departemen Corporate Comunication PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Sholahudin, mengatakan saat ini arus lalu lintas di jalan tol Wiyoto Wiyono sudah berangsur-angsur normal.

“Memang tadi sempat macet beberapa kilometer, tapi sudah ditangani oleh petugas PJR dan petugas kami, sekarang sudah kembali normal, kendaraan bisa melaju dengan kecepatan 20-80 km/jam,” kata Sholahudin.

Ia mengatakan mobil pick up tersebut sudah diderek oleh derek resmi Jasa Marga dan dibawa menuju ke titik point PJR dan CMNP terdekat.

“Kami menghimbau agar seluruh truk niaga atau bak terbuka untuk tidak membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan, karena selain dapat menimbulkan kecelakaan juga dapat merusak struktur jalan tol,” tandasnya

Leave a Comment