Share

Polsek Kalibaru Tangkap Pengedar Sabu di Kampung Nelayan

BIDHUMAS PMJ – Kalibaru, Minggu (06/03/2016).

Polsek Kalibaru mengungkap kasus perdagangan gelap narkotika jenis sabu di Kavling Kalibaru yang diedarkan oleh seorang remaja berinisial AA.
Menurut Kapolsek Sektor Kawasan Kalibaru Kompol Joko Agus Wulantoro, mengatakan, tersangka yang masih berusia 16 tahun itu sudah menjadi pengedar selama dua tahun.
“Tersangka masih berusia 16 tahun lulusan Sekolah Dasar (SD) dia sudah menjadi pengedar selama dua tahun,” kata Kompol Joko, Sabtu (5/3/2016).
Kompol Joko mengatakan, kasus tersebut terungkap saat anggota Bhabinkamtibmas Bripka Rochman sedang melakukan kunjungan di perkampungan nelayan di Kalibaru. Lalu, anggota mendapatkan informasi dari nelayan soal adanya pengedar sabu di kawasan tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari anggota Bhabinkamtibmas kalau di kawasan Kalibaru ada pengedar narkotika berinisial AA dengan ciri-ciri menggunakan anting di sebelah kiri,” ujar Kapolsek.

Lalu, Unit Reskrim Polsek Kalibaru yang dipimpin Ipda Leo melakukan penyelidikan terhadap tersangka. AA yang sedang berboncengan naik sepeda motor dengan kawannya pun langsung ditangkap petugas. “Tersangka AA lagi boncengan motor sama temannya,” kata Kompol Joko.
Saat penggeledahan ditemukan satu bungkus plastik kecil berisi sabu yang disimpan di saku celana AA. Ketika ditanya, tersangka mengaku membeli dari MK juga telah menjadi daftar pencarian orang (DPO). “Dia mengaku beli dari MK (DPO) di Gang Macan Kalibaru, Cilincing, sesuai pesanan dengan harga Rp400.000 per 0,25 gram. Rencananya akan dijual kepada YY di Jalan Bakti ke Bantenan,” kata Kapolsek.

Selanjutnya AA berikut barang bukti satu paket sabu kecil seberat 0,40 Gram, dua buah handphone dan satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul diamankan ke Polsek Kawasan Kalibaru untuk penyelidikan dan penyidikan .
Tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) sub Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (egs)

Leave a Comment