Share

Polsek Jagakarsa Tangkap Mucikari Belasan Anak Dibawah Umur

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Selatan, Jum’at (11/03/2016).

Polsek Jagakarsa menangkap pelaku muncikari anak dibawah umur, dengan tersangka TS, 50, di tempat tinggal sekaligus warung kopi miliknya di Jalan Timbul IV RT 08 RW 03 Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (11/3/2016).

Lelaki bertato kembang dan hati ini tega mengeksploitasi 15 anak dibawah umur dengan memperkerjakannya sebagai pekerja seks komersial (mengeksploitasi anak dibawah umur) para wanita selain dijual ke lelaki hidung belang, sebagian pun dijajahinya.

Kapolsek Jagakarsa Komisaris Polisi Sri Bhayakari, didampingi AKP Hari Subeno mengatakan, penangkapan tersebut berkat laporan dari masyarakat bahwa adanya anak baru gede (ABG) nongkrong yang lokasinya berada di tengah pemukiman masyarakat.

“Kasus eksploitasi ekonomi dan seksual anak di bawah umur satu tersangka dan 16 korban. Ditangkap 18 Februari 2016 di TKP Jalan timbul IV Jagakarsa. Kami bekerja sama dengan masyarakat. Setelah laporan, kami geledah,” kata Kapolsek.

Dari 15 ABG tersebut, sudah dilakukan pelatihan terlebih dahulu oleh TS sebelum dijual. Saat penangkapan, Kompol Sri menjelaskan, mengatakan, dua korban dalam kondisi setengah bugil. Sementara pelaku terlihat baru bangun tidur. Sementara pelanggannya sudah tidak berada di lokasi.”Kita amankan satu tersangka dan dua korban di TKP,” ujar Kompol Sri.

Pedagang warung kelontong rumahan ini, ternyata duda dan gagal dalam pernikahannya, dirinya pun sudah memiliki dua pasang anak laki-laki dan perempuan. “Motifnya buat kesenangan pribadi dan kebutuhan hidupnya,” kata Kanit Reskrim.

Dari informasi yang dihimpun, para ABG ini pun sempat diajak selfie, saat berhubungan Intim bersama mucikari tersebut. Selain untuk dokumentasi para wanita dijual lewat mulut ke mulut dan beberapa lelaki hidung belang.

Barang bukti yang diamankan Polisi diantaranya memory card 4 GB yang berisi foto korban dan tersangka, 2 buah kondom, uang tunai Rp 700.000. TS terpaksa mendekam dibalik jeruji besi rumah tahanan Mapolsek Jagakarsa.

Ia dikenakan pasal 76i juncto pasal 88 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Leave a Comment