Share

Penculik Suci Diduga Terlibat Sindikat Penjualan Bayi

BIDHUMAS PMJ – Dit Krimum PMJ, Selasa (01/03/2016).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti menduga empat penculik bayi Suci (4 bulan) terlibat sindikat penjualan bayi. Polisi masih menggali keterangan empat penculik yang dicokok, Selasa 1 Maret dini hari. “Kalau dilihat modusnya ini, kemungkinan sindikat, nanti buktinya, lagi dikembangkan dan lagi ditanya,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa,(1/3/2016)

Krishna meyakini penculikan sudah direncanakan kurang lebih dua pekan. “Karena ibunya ada proses dua minggu. Pertama bayinya diajak dikenalin dan dideketin, dua minggu kemudian ibunya diajak lagi,” terangnya.

Adanya dugaan penculikan dan penjualan bayi terlihat saat polisi menangkap sang pembeli terakhir bayi tersebut. Polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa Barang bukti yang diamankan polisi adalah kartu ATM BRI, gendongan, jaket bayi, baju, dan celana.

“Yang punya ATM yang dijadikan modus pelaku, juga kami tangkap. Dijual lewat perantara ke pembeli terakhir, jadi bayi ini diperjualbelikan. Yang terakhir kalau tidak salah di satu rumah susun Kampung Pulo,” kata dia.

Empat pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Keempat pelaku, yakni Uripah alias Desy (33), Sri Mulyaningsih (39), Kokom (43) dam Mini (56) ditangkap di beberapa lokasi, yaitu Bekasi dan Pulogadung.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal Kejahatan terhadap kemerdekaan seseorang dan penculikan anak yaitu Pasal 328 KUHP dan Pasal 83 Jo Pasal 76F UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.(edo)

Leave a Comment