Share

Kronologis Tembakan di Pintu Keluar Stasiun Tanah Abang

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Pusat, Selasa (08/03/2016).

Pagi tadi terdengar tiga kali suara tembakan di pintu keluar Stasiun Tanah Abang. Letusan tembakan tersebut berasal dari tembakan peringatan oleh Brimob Jakarta Pusat..
Salah seorang saksi mata, Oyib, menjelaskan, peristiwa bunyi tembakan tersebut bermula dari peristiwa peneguran pedagang dompet yang merupakan warga sekitar kepada pedagang lainnya, penjual kaus yang berasal dari Palembang.

“Dia menegur, karena pedagang itu dagang di dekat pintu keluar stasiun. Maksudnya, biar orang lewat enggak kesulitan,” kata Oyib, Selasa (8/3/2016).

Tapi, pedagang tersebut tidak terima dan malah menghardik balik pedagang yang menegurnya itu. “Gue enggak takut sama warga sini. Gw orang Palembang,” ungkapnya.

Selanjutnya, tidak terima ditegur, dia memanggil beberapa temannya untuk mendatangi lokasi tersebut. Tanpa basa-basi, setelah bertemu, dia langsung memukuli pedagang yang menegurnya tersebut.
“Ada juga yang mukul pakai balok dari belakang,” ungkap Oyib.

Puluhan tukang ojek yang berada di sekitar lokasi tidak tinggal diam dan langsung membela pedagang yang dipukuli. Baku hantam antara tukang ojek dan beberapa teman pedagang kaus itu pun membuat suasana kacau dan polisi berusaha melerai, tapi tidak digubris.

Akhirnya, tembakan pun diletuskan ke udara beberapa kali untuk melerai perkelahian. Tukang ojek yang tidak terima temannya dipukuli itu, tidak berhenti dan terus memukuli pelaku. Beberapa di antaranya melarikan diri, dua lainnya langsung digiring Aparat Mapolsek Tanah Abang dan Satpol PP untuk menaiki mobil. Kemudian, mereka dilarikan dari amuk massa ke arah Pasar Blok G Tanah Abang.

Hingga kini, situasi sudah tampak kondusif. Lalu lintas yang tadinya macet sudah mulai terurai kembali. Aparat Polsek Tanah Abang , Satpol PP, dan anggota Marinir tampak masih berjaga-jaga di lokasi.

Leave a Comment