Share

Subdit III Ditreskrimum berhasil ungkap kss penipuan dan atau TPPU

BIDHUMAS PMJ – Dit Krimum PMJ, Rabu (03/02/2016).

Unit V Resmob Ditreskrimum PMJ, dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, S.H., S.I.K., berhasil ungkap Kasus Penipuan dan atau TPPU dengan rincian sebagai berikut,

Berdasarkan Laporan Polisi : LP/405/I/2016/PMJ/Ditreskrimum, tgl 27 Januari 2016, tentang tindak pidana Penipuan dan atau TPPU, sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau Pasal 5 ayat (1) Jo. Pasal 2 ayat (1) huruf t dan z UU RI No. 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang, yang terjadi sejak bulan Mei 2012 sampai dengan bulan Januari 2016 di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, atas nama pelapor DEDDY SURYA JAYA dengan kerugian kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah).

Didapat identitas tersangka bernama N bin H.S dan A (yang masih DPO), kejadian tersebut ber-TKP di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara,

Modus Operandi tersangka adalah, tersangka A (yang saat ini masih DPO) menghubungi korban untuk meminjam uang sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dengan alasan untuk pengobatan keluarga dengan jaminan sertifikat tanah (sertifikat belum diberikan kepada pelapor).

Lalu seiring berjalannya waktu terlapor meminta korban untuk membeli sertifikat tanah tersebut. Karena merasa percaya, selanjutnya korban meyerahkan uang secara bertahap selama kurang lebih 3 tahun melalui transfer kebeberapa rekening Bank dengan total transfer kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah). Selanjutnya terlapor terus meminta korban untuk mentransfer uang dengan berbagai macam alasan dan sampai saat ini sertifikat yang dijanjikan terlapor sebagai jaminan juga tidak ada.

Setiap melakukan penipuan terhadap korban, tersangka A (DPO) selalu ditemani oleh tersangka N bin H.S, karena handphone yang merupakan alat kejahatan dititipkan oleh tersangka A (DPO) kepada tersangka N bin H.S.

Barang Bukti yang berhasil disita adalah 1 (satu) unit handphone merk Samsung (alat kejahatan) dan 1 (satu) unit handphone merk Samsung Note 4 milik tersangka N bin H.S.

Keterangan Lain adalah Saat ini petugas masih melakukan pengembangan guna melakukan pencarian keberadaan beberapa tersangka lainnya yang belum tertangkap, antara lain di Jakarta, di Bogor dan di Sukabumi. (edo)

Leave a Comment