Share

Sales Mobil Kecanduan Judi, Habiskan Uang Penjualan Rp 110 Juta

BIDHUMAS PMJ – Depok, Senin (22/02/2016).

Tahu dirinya telah melanggar hukum dan dicari pihak kepolisian, AP (26 tahun) marketing dan sales mobil Honda di Depok, yang telah menggelapkan uang penjualan mobil sebesar Rp 110 juta, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Sukmajaya, Minggu (21/2/2016).

Kepada Polisi, ayah satu anak ini mengaku, uang Rp 110 juta hasil penjualan mobil Honda Jazz yang dipasarkannya sudah habis untuk berjudi online.

Karena takut dan tak bisa mengembalikan uang yang menjadi milik kantor pemasaran tempatnya bekerja, AP memutuskan menyerahkan diri ke Polisi.

Kapolresta Depok Kombes Pol. Dwiyono, SiK, MSi mengatakan, AP terbukti sudah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 110 juta hasil penjualan mobil Honda Jazz kepada AN (31).

Menurut Kapolresta Depok Kombes Pol. Dwiyono, SiK, MSi, pekan lalu Achyar sudah menyerahkan uang Rp 250 juta kepada AP, untuk pembayaran mobil Honda Jazz.

Penyerahan uang dilakukan di kantor pemasaran tempat AP bekerja di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok.

Namun oleh AP, sebagian uang penjuaalan yakni sebesar Rp 140 juta disetorkan ke kantornya, sementara sisanya Rp 110 juta dipakainya untuk bermain judi online melalui situs www. sbobet.com.

“Pelaku berharap dengan uang Rp 110 Juta itu bisa menang main judi online sehingga mendapatkan uang banyak. Tapi nyatanya yang bersangkutan kalah dan semua uangnya habis,” ungkap Kombes Pol Dwiyono SiK, MSi, Senin (22/2/2016).

Menurut Kombes Pol Dwiyono, selama satu pekan lebih ini AP yang tinggal di kawasan Sukmajaya, tidak dapat dihubungi atau ditemui oleh pihak kantor pemasaran mobil tempatnya bekerja.

Padahal pihak kantor pemasaran sudah mendapat informasi dari pembeli mobil yakni Achyar bahwa semua uang pembelian mobil sudah diserahkan ke AP.

“Tapi kantornya baru menerima Rp 140 juta saja dan sisanya Rp 110 juta dibawa pelaku,” ungkap Kapolresta Depok Kombes Pol. Dwiyono, SiK, MSi

Karenanya pihak kantor dan pembeli mobil melaporkan AP yang baru bekerja di kantor pemasaran mobil itu selama 6 bulan terakhir ini, ke Polsek Sukmajaya.

AP diduga telah membawa sebagian uang hasil penjualan mobil sebesar Rp 110 Juta.

“Yang bersangkutan kita cari-cari selama sepekan ini untuk dikroscek. Akhirnya pelaku menyerahkan diri hari Minggu kemarin dan mengakui semua perbuatannya,” ungkap Kombes Pol. Dwiyono SiK, MSi

Menurut Kombes Pol. Dwiyono SiK, MSi atas perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

“Kami masih dalami situs judi online yang dipakai pelaku,” kata Kombes Pol. Dwiyono SiK, MSi

Kepada masyarakat, Kapolresta Depok Kombes Pol. Dwiyono, SiK, MSi mengimbau agar menjauhi segala bentuk perjudian termasuk judi online yang kini marak didunia maya.

“Sebab sekali mencoba akan ketagihan dan akan menghabiskan uang yang banyak, Sebab kata dia, tidak ada rumusnya, orang bisa kaya dengan berjudi.

Leave a Comment