Share

Rumah Orangtua Wartawan Dibobol Maling, Pelaku Tinggalkan Simbol Tulisan

BIDHUMAS PMJ – Depok, Kamis (18/02/2016).

Rumah orang tua wartawan Tempo di gang Ceplik RT/RW 001/005, Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok, Rabu (17/2) dini hari, dibobol maling. Usai mencuri pelaku meninggalkan bekas tanda coretan pada dinding rumah.

Imam Hamdi,25, mengatakan pertama kali pelaku masuk ke dalam rumah dipergoki oleh sang kakak Dodi Akbar,28, sekitar pukul 03:00. Pelaku masuk dengan membuka gerbang rumah lalu mencongkel jendela menggunakan obeng.

“Seakan pelakunya sudah mengetahui kondisi rumah dan lingkungan sekitar,”ucap Imam kepada Humas Polresta Depok, Kamis (18/2) siang.

Pelaku masuk ke dalam rumah langsung menuju ruang keluarga. Seolah itu mengendap-endap masuk ke dalam kamar orang tua yang tidak tertutup. “Saat kejadian kakak melihat pelaku yang akan mencuri di pintu kamar orang tua saya,”katanya.

Anak bungsu dari kesembilan bersaudara pasangan Napsiah,60, dan almarhum H.Sarmili, mengatakan melihat pelaku masuk ke dalam kamar orangtua. Sang kakak Dodi langsung teriak maling dan membuat pelaku kabur. “Pencurinya langsung kabur dengan membawa HP bersama temannya sendiri yang menjaga di depan gerbang rumah menggunakan motor,”ucapnya.

Beberapa warga mengemukakan peristiwa kemalingan ini kerap terjadi berulang kali. Tidak kemungkinan para pelaku juga akan menyakiti korbannya jika kepergok.

“Sebelumnya di rumah tetangga, pencuri masuk ke rumah dan langsung melukai korbannya. Itu yang kami takuti,”ungkapnya.

Selain itu juga, lanjut Imam, pelaku juga meninggalkan barang bukti berupa simbol grafity bertuliskan ukiran dengan warna hijau daun di tembok gerbangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, membenarkan bahwa motif pencurian di pemukiman warga seperti ini ada. Bahkan, pernah kejadian di wilayah pancoranmas dengan motif seperti ini. “Di Pancoranmas warga dicuri dan ada simbolnya setelah dicari,” ujarnya.

Teguh mengatakan, pelaku yang kerap menyasar rumah kosong tidak sendiri ini. Selalu menggunakan simbol tulisan dinding setiap berhasil mencuri.

“Simbol itu sebagai memetakan rumah yang akan dicuri. Untuk mengincar sasaran rumahnya pelaku melakukan penyamaran ada yang menjadi pengamen, pemulung,”tutupnya

Leave a Comment