Share

Polsek Pasar Kemis Tangkap Komplotan Pembobol ATM di Tangerang

BId HUMAS PMJ – Pasar Kemis, Minggu (21/02/2016).

Polsek Pasar Kemis berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai kelompok pelaku kejahatan bobol ATM, SE (31), RZ (26) dan WK (27).
Kejadian berawal ketika korban SJN (41) warga Pondok Sukatani Permai, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang sedang mengambil uang di ATM di Alfa Sindang Sari, Kampung Leles, Kabupaten Tangerang.

SJN yang saat itu sedang mengambil uang, mencoba memasukkan kartu ATM-nya, namun kartu ATM SJN tidak bisa masuk seperti terganjal. SE yang bertugas berpura-pura sebagai orang yang ikut mengantri menawarkan diri untuk melakukan pengecekan terhadap kartu ATM milik SJN. “Dia mengambil kartu saya dan memasukkan kembali ke ATM, kemudian saya diminta untuk memasukkan PIN. Setelah itu transaksi tetap gagal,” kata SJN. Setelah itu SJN mencoba mencari bank terdekat dan mengadukan perihal ATM-nya yang rusak.

Dirinya kaget setelah pihak bank mengatakan kalau ATM tersebut diketahui baru saja melakukan transaksi sebesar Rp 400 ribu. Di situlah SJN baru menyadari dirinya menjadi korban pencurian melalui ATM. “Saya segera melapor ke Polsek Pasar Kemis,” katanya. Kapolsek Pasar Kemis Kompol Sukardi mengatakan kalau komplotan ini berhasil ditangkap kurang dari 24 jam. “Kami langsung melakukan pengejaran setelah melakukan pemeriksaan beberap saksi yang melihat kejadian tersebut,” kata Kapolsek.

Sementara itu Kanit Reskrim Ipda Asmi Asmoro menjelaskan kalau komplotan ini sering beraksi selain di wilayah Pasar Kemis juga di wilayah lain. “Mereka saling membagi tugas, ada yang pura-pura mengantri, kemudian ada yang berperan melihat PIN korban, setelah itu ada yang standby di sepeda motor agar bisa mudah melarikan diri,” jelas Ipda Asmi.
Dalam penangkapan terhadap komplota pembobol ATM ini petugas berhasil mengamankan 1 (Satu) lembar kartu ATM Bank BRI, 65 Kartu ATM berbagai macam Bank, uang tunai Rp 400.000, empat bungkus kotak korek api berikut isinya, satu lembar Kartu ATM Bank BRI, sebatang kayu korek api.
“Kasusnya masih kami lakukan pengembangan, dan terhadap tersangka TG masih kami kejar,” tegas Ipda Asmir Asmoro.(egs)

Leave a Comment