Share

Polsek Metro Gambir Sita Dua Senjata Airsoftgun dari Bandar Shabu

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Pusat, Kamis (18/02/2016).

Jakarta – Polsek Metro Gambir “perang” pada bandar narkoba. Kali ini pria bandar shabu dikenal pemasok ke diskotek ditangkap Aparat Polsek Metro Gambir dari tempat kosan di Jalan Pembangunan II Kelurahan Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/2) dinihari.

Selain tersangka Frankie Kuslim,42, petugas juga berhasil menemukan 20,08 gram shabu yang akan dijual pada pelanggan ke diskotek dan dari balik pinggang petugas juga menemukan dua unit senjata airsoft gun. Kini pria tersebut berikut barang bukti diamankan ke kantor polisi.

“Pria ini sudah lama kos dan warga juga tidak tahu kalau pria itu pengedar narkoba yang sudah lama dicari polisi, namun berkat laporan masyarakat akhirnya ia tertangkap,” tegas Kapolsek Metro Gambir, AKBP Bambang Yudanthara,SIK, M.SI.

Tertangkapnya pria bandar shabu itu berawal dari informasi masyarakat yang diterima anggotanya Bripka Hermanus, dan Bripka Jonter serta Bripda Khadafi, begitu ada informasi anggota kemudian melapor pada kapolsek. Sekitar pukul 00:00 wib, tiga angggota serse ini langsung mengecek ke tempat kosan di lantai dua yang dihuni pria bandar tersebut.

Setelah petugas melakukan pengintai ternyata pria itu tidak ada di dalam dan akhirnya polisi tidak mau kehilangan kemudian turun lalu menunggu di salah satu warung di sekitar lokasi. Sejam kemudian polisi kembali mengecek kosan pria tersebut, setibanya di lantai dua, polisi melihat pria yang sudah lama dicari ternyata ada di dalam kamar.

Berkat kesigapan anggota dalam waktu singkat kamar hanya terpasang kunci ensel berhasil dibuka petugas dan pria yang dicari selama ini tak berkutik, petugas saat menggeledah ditemukan dua senjata api airsoft gun dan shabu dari saku celana juga ditemukan, sedang bong berikut buku tabungan dan HP berada diatas meja juga diamankan polisi.

Kini pria dikenal pemasok narkoba di sejumlah diskotek dengan cepat segera dibawa ke kantor polisi, sementara pemilik kos selama ini juga tidak tahu kalau pria itu pengedar barang laknat.

“Akibat perbuatannya pria tersebut terancam akan dikenakan pasal 114 (2) dan pasal 122 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 terancam pidana diatas 5 tahun,” papar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno,SH.

Leave a Comment