Share

Polsek Cimanggis Tangkap Pria Rampas Motor Mengaku Debcollector

BIDHUMAS PMJ – Depok, Jum’at (26/02/2016).

Seorang pria mengaku sebagai debcollector mengambil motor korbannya. Lewat penjebakan, dia bisa ditangkap buser Polsek Cimanggis di Jalan Raya Bogor, depan RS Sentra Medika, Kamis (25/2) malam.

Pria pelaku itu berinisial LO,32, berhasil ditangkap setelah dijebak korban, Sigir Fedrianato, 22, dengan memberikan uang tebusan Rp 1 juta ke pelaku di TKP (tempat kejadian perkara).

Menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Arlon Sitinjak, sebelumnya korban Sigir Febrianto,22, warga Jatijajar, sedang mengendarai motor Suzuki FU 3848 ECU. “Di tengah jalan, pelaku bersama seorang temannya memberhentikan korban, lalu pelaku bilang bahwa telah menunggak cicilan kredit 4 bulan,” ujar Kompol Arlon.

Setelah pelaku LO memberikan selembar surat sita dari leasing, korban disuruh datang ke kantor leasing di Margonda. “Namun setelah dicek motornya tidak ada, bahkan pihak leasing tidak memberikan perintah kepada pelaku untuk menarik motor,” ulas Kapolsek Cimanggis Kompol Arlon Sitinjak di ruang kerja, Jumat (26/2).

Mantan Kapolsek Cikupa Tangerang ini menjelaskan, pelaku LO ditangkap saat pelaku menelpon korban meminta tebusan motor Rp. 1 juta.

“Dari situ korban bersama petugas buser langsung mengintai saat korban memberikan uang Rp 1 juta ke pelaku langsung ditangkap,” ungkap Kapolsek.

Hasil pemeriksaan petugas ke pelaku, lanjut Kapolsek, surat tugas yang menerangkan di situ pelaku LO menjabat External sudah habis surat kuasa tugasnya. “Tercatat dalam surat kuasa tertulis Adira Finance yang ditandatangani 25 Agustus 2015 sudah melewati batas waktu. Dalam surat juga disebutkan masa belaku surat tugas terhitung 60 hari,”beber Kapolsek.

Barang bukti yang disita petugas dari tangan pelaku yaitu motor Suzuki FU putih B 3848 ECU, surat tugas bodong, serta dua buah HP. “Rekan pelaku L hingga kini masih buron. Petugas masih mengejar pelaku. Pelaku LO dikenakan Penipuan dan Penggelapan Pasal 378 , 372 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.”

Sementara itu Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono apa yang dilakukan oleh penagih motor (debcolector) ini tidak bisa berbuat mengambil seenaknya motor di jalan.
“Semua itu ada peraturan tidak asal merampas motor korban di tengah jalan, apapun alasannya itu,”papar Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus mengaku-ngaku petugas leasing.

“Harus teliti jangan mudah terkecoh atau takut. Minta tanda pengenal atau surat tugas yang bersangkutan, jika mau diambil motor bisa sesuai protap standar pengambilan motor bukan dijalan itu tidak benar,” tutup Kapolres.

Leave a Comment