Share

Polisi Turun Tangan Usut Sekolah Roboh di Depok

BIDHUMAS PMJ – Depok, Senin (29/02/2016).

Lima bocah korban ambruknya atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 6, Cilodong Depok kembali mendapat santunan. Kali ini, mereka mendapat uluran tangan dari polisi. Penyerahan bantuan untuk kelima korban itu dipimpin langsung Kapolresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono. Ini, diakui Dwiyono merupakan bentuk keprihatinan institusinya pada para korban lantaran mereka adalah warga kurang mampu. Salah satu korban bahkan diketahui anak yatim, yang ibunya hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

“Ini merupakan bentuk perhatian kita semua. Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok juga telah memberikan bantuan. Bantuan ini bukan hanya Polri namun juga didukung oleh sejumlah pihak, salah satunya tokoh masyarakat Beji, Haji Tisna,” kata Dwiyono usai memberikan santunan di Mapolsek Sukmajaya, Minggu, (28/2/16).

Terkait kasus robohnya bangunan tersebut, lanjut Dwiyono, saat ini sudah ditangani Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polresta Depok. Pemeriksaan terpaksa dilakukan karena bangunan tersebut ternyata belum lama dipugar, sekitar tahun 2010 lalu.

“Sejumlah saksi sudah diperiksa untuk mengetahui penyebab pasti runtuhnya bangunan, apakah karena faktor alam atau ada yang lain, ” ucap dia. Seperti diketahui, peristiwa nahas yang dialami kelima bocah itu terjadi sekitar pukul 07:15 WIB, Jumat (26/2/16). Runtuhnya atap bangunan itu terjadi saat bel pertama bunyi. Rata-rata korbannya adalah siswa dan siswi yang baru duduk di bangku kelas satu dan dua.

Imbas peristiwa ini, rencananya para siswa yang berjumlah 363 siswa ini akan diliburkan untuk sementara waktu. Dan aktivitas belajar mengajar akan dipindahkan ke SMPN 6 Depok, yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian. (edo)

Leave a Comment