Share

Polda Metro Jaya Segel Markas Penipu On Line Asal Cina-Taiwan di Tangerang

BIDHUMAS PMJ – Tangerang, Kamis (18/02/2016).

Tangerang – Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya menyegel dua buah Ruko di Tangerang Selatan. Kamis (18/2/2016). Bangunan berlantai tiga itu disita dari komplotan cyber fraud asal Cina-Taiwan.

Dari dalam Ruko, petugas membawa satu tower internet, hub router, 8 meter kabel lan dan dua UPS ke Polda Metro Jaya. Barang bukti itu didapat dari 11 pelaku penipuan online. Empat diantaranya merupakan warga Indonesia. Mereka dijerat Pasal 378 dan UU ITE dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“4 WNI berperan sebagai penghubung, ada yang sebagai sopir, tenaga IT, penghubung untuk menyewakan ruko dan mobil,” kata Iptu Sami Waskita, Panit Subdit IV Cyber Crime Dirkrimsus Polda Metro Jaya.

Iptu Sami menjelaskan, Ruko di kawasan Graha Raya Bintaro di sewa GH,50, warga Cina-Taiwan sebagai gudang penyimpanan server dan tower pemancar. Bersama pelaku lainnya, GH beraksi menipu warga negara Cina di Bekasi dan Surabaya. Setiap bulannya, komplotan GH meraup keuntungan sebesar Rp 2 miliar.

“Modusnya, warga Cina Taiwan itu, melakukan penipuan yang korbannya adalah warga Cina, tapi mereka melakukan pekerjaan itu di Surabaya dan Bekasi, ruko di Tangsel hanya buat menyimpan server dan tower pemancar,” papar Iptu Sami.

“Terungkapnya kasus ini, atas laporan dari Kepolisian Cina bahwa ada tindak penipuan yang dilakukan dari Surabaya dan Bekasi,” sambung Iptu Sami.

Sementara itu, Ani, 40, agen duta property mengatakan dua Ruko itu diketahui di sewa GH,50, warga Cina. Selama 16 bulan disewa GH, pintu kedua ruko itu selalu tertutup. Ani pun mengaku terkejut akibat penyegelan Ruko tersebut.

“GH ngakunya cuma numpang buat jaringan internet, jadi enggak perlu ada karyawan setiap hari,” ujar Ani

Leave a Comment