Share

Pam Unras oleh Forum Petani Garam Madura

BIDHUMAS PMJ Rabu (24/02/2016)

Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Pusat memberikan pelayan berupa pengamanan unjuk rasa Pada pukul 09.55 Wib, bertempat Kementerian Perdagangan Jl. Ridwan Rais, Gambir Jakarta Pusat telah berlangsung kegiatan unras oleh Forum Petani Garam Madura (FPGM),

Jumlah massa yang datang berjumlah 250 orang, pimpinan Sholehudin, Agoes Sumantri dan Hasan Busri. maksud dan tujuan para pengunjuk rasa adalah:

– Menolak diberlakukannya Permendag No.125 tahun 2015.
– Meminta Permendag No.125 tahun 2015 untuk direvisi.
– Tentukan harga garam baik garam rakyat maupun garam yang diproduksi oleh BUMN di bidang garam agar tercipta kepastian dan kestabilan harga.
– Ciptakan keterjaminan pasar garam rakyat.
– Wajibkan bagi importir non CAP untuk menyerap garam rakyat dan bagi importir industri CAP dan sejenisnya untuk melakukan pembinaan agar garam petani mencapai kualitas industri.
– Tentukan masa importasi garam.
– Hilangkan pasal yang mengatur terciptanya praktek monopoli oleh instansi atau lembaga tertentu dalam mengimpor garam jenis tertentu.
– Mandatkan BUMN di bidang garam untuk memproduksi garam industri sesuai dengan maksud dan tujuan di dirikannya BUMN.
– Wujudkan lembaga penstabilisasi harga yang tidak terkait dengan hulu di bidang garam.
– Kembalikan garam untuk Industri Aneka Pangan ke Katagori Komsumsi bukan dikatagorikan garam industri.

Sebanyak 11 orang perwakilan massa aksi dipimpin Zaenal Bakri (Ketua), Bapak. Osnan (anggota DPRD komisi II Pamengkasan), pada pukul 10.05 Wib diterima oleh pihak Kementerian Perdagangan dengan Bapak. Wisnu bagian Direktur Impor, Ibu. Amiarti bagian Kepala Humas Perdagangan, Bapak. Jojo bagian Kepala Biro Umum, Bapak. Salomo bagian Staf Dalam.

Dalam tanggapan hasil dari pertemuan antara pihak pengunjuk rasa dan pihak yang di temui yaitu :

– Tidak ada Importir sebebas-bebasnya di pasal 125.
– Penyerapan di rakortas akan di bahas. 
– Kami akan melaporkan kepada Bapak Menteri soal Permendag 125.
– Nanti akan meminta masukan kepada Kementerian Perindustrian, mengenai Garam apa saja yang boleh Impor dan berapa jumlahnya yang akan masuk ke Indonesia.
– Kita tidak semena-mena ijin Impor. 
– Nanti kita akan sampaikan kepada Bp. Menteri apakah bisa bertemu dengan bapak-bapak.
– Beri waktu kami untuk ditinjau dulu, sebelum 1 April bapak. Apa hasil pembicaraan hasil Rapat kami.

Pukul 11.00 Wib perwakilan massa aksi selesai diterima kemudian bergabung ke massa unras utk memberikan penjelasan dan menyampaikan hasil pertemuan dengan pihak Kementrian Perdagangan RI.

Leave a Comment