Share

Lima Remaja dan Satu Mahasiswa “perkosa” Siswi SMP

BIDHUMAS PMJ – Depok, Jum’at (19/02/2016).

Anggota buser Polsek Cimanggis menangkap lima remaja pemerkosa seorang siswi SMP dengan cara digilir.
Tersangka MS 17 thn, S 16 thn , J 18 thn , FP 15 thn , dan CN 19 thn, mahasiswa, ditangkap buser secara bersamaan di kediaman masing-masing daerah Cilangkap, Tapos, Kamis (18/2) malam.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Arlon Sitinjak, Jumat pagi mengatakan kelima remaja yang ditangkap sudah mengakui perbuatannya telah menggilir seorang siswi pelajar berusia 14 tahun di rumah kosong kawasan Perumahan Laguna di daerah Tapos.

“Ada satu pelaku lain yang masih DPO yaitu A 19 thn, yang ikut serta menggilir korban bersama kelima temannya yang sudah lebih dulu ketangkap,”ujarnya kepada Humas Polresta Depok.

Mantan Kasat Sabhara Polresta Depok ini mengaku, korban merupakan mantan pacar dari temen pelaku FP,15. Sebelum kejadian keduanya bertemu di lokasi kejadian. Korban ketika itu ditemani dua temannya.
“Namun oleh pelaku kedua teman korban masih duduk dibangku kelas 2 SMP swasta di Depok mempulangkan ke rumah terlebih dahulu. Ketika korban sedang seorang diri, diajak oleh pelaku ke dalam rumah kosong dan langsung dieksekusi secara bergantian,”katanya.

Pada saat kejadian, oleh pelaku korban dalam keadaan bugil dan diperkosa beramai-ramai. “Kasus itu ketahuannya karena korban menceritakan perbuatan pelaku ke orang tua. Saat itu juga orang tua langsung melapor dan anggota buser segera menangkap pelaku,”ungkapnya.

Sementara itu pengakuan J,18, perbuatan yang dilakukannya bersama temen-temennya berdasarkan suka sama suka. “Pada saat melakukan, korban terlihat pasrah saja tidak membrontak seperti terima-terima saja,”ungkap pemuda kurus ini.

Selain itu, dirinya yang pertama kali memperkosa korban mengaku berasa terimajinasi dengan kecantikan korban terpengaruh video porno. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku terancam dengan Pasal 81 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, ancaman maksimal 15 tahun. (edo)

Leave a Comment