Share

Krishna Murti : Daeng Azis Ditangkap Berkat `Nyanyian` Daeng Nakku

BIDHUMAS PMJ – Dit Krimum PMJ, Selasa (23/02/2016).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Krishna Murti mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar perkara terhadap penetapan tersangka Daeng Aziz atas sangkaan Pasal 296 Jo 506 KUHPidana Tentang Prostitusi. Penetapan tersangka tersebut diungkapkan Krishna ada kaitannya dengan penangkapan Daeng Nakku yang telah ditangkap beberapa waktu lalu, diduga sebagai penyedia praktek prostitusi di kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Iya persis, ada hubungannya (Daeng Nakku),” ujar Kombes Pol Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/2). Dir Krimum Polda Metro Jaya juga memaparkan, peran Daeng Aziz dalam bisnis prostitusi di kawasan Kalijodo sebagai penyedia fasilitas untuk melangsungkan perbuatan asusila yang di dalamnya juga telah disediakan wanitanya. “Ada tempat fasilitas namanya, kan ada kamar kamar disitu, ada orang disediakan, ada transaksinya, kemudian ada saksinya orang yang dipekerjakan ada, ada yang ngurusnya, nanti kita tanya langsung ke dia, peran dia apa,” jelasnya .

Sebelumnya, Subdit Renakta Direskrimum Polda Metro Jaya meringkus salah satu mucikari Kalijodo bernama Udin Nakku alias Daeng Nakku (45), Minggu (21/2/2016). Daeng Nakku juga diketahui sebagai pemilik Kafe Jelita Kalijodo di Jalan Kepanduan II RT 01 RW 05 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi mengamankan Daeng Nakku atas laporan seorang PSK berinisial N alias Novi. Novi diketahui, akan diintimidasi bila tidak mau melayani pengunjung yang datang.

Berdasarkan laporan no LP/134/II/2016/PMJ/Dit Reskrimum tgl 20 Februari 2016, terlapor Daeng Nakku dikenakan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP, yakni mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dan sebagai mucikari mengambil untung dari pelacuran perempuan.‎ (edo)

Leave a Comment