Share

KORBAN PENGANIAYAAN NOVEL BASWEDAN MOHON KPK TIDAK MENGHALANGI PERSIDANGAN

TRIBRATA NEWS METRO – Jakarta, Senin (15/02/2016).

Dua korban kasus penganiayaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memohon kepada pimpinan KPK untuk tidak menghalangi persidangan yang mereka tunggu sebagai bukti pertanggungjawaban Novel Baswedan atas perbuatannya.
Didampingi kuasa hukum korban Yuliswan, korban Erwansyah Siregar dan Dedi Mulyadi, kedua korban menghadap pimpinan KPK sembari menyerahkan surat keberatan itu pada Jum’at (12/02/2016) di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Isi surat tersebut sebagai berikut :
Kepada Bapak Ketua KPK di Jakarta
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Saya dan teman-teman menulis surat ini selaku korban memohon keadilan kepada pemimpin KPK yang mana melakukan penganiayaan dan penembakan tersebut yaitu saudara Novel Baswedan, yang sekarang ini bekerja sebagai penyidik KPK, yang waktu itu menjadi Kasat Reskrim Polda Bengkulu.
Tahun 2004, saya pernah ditangkap dan dipukuli serta disetrum kelamin saya kemudian ditelanjangi hanya pakai celana dalam. Diborgol satu borgol dua orang lalu dinaikkan ke mobil pikap dan ditutup terpal di tengah malam yang gelap. Dibawa ke pantai Panjang Bengkulu, kemudian ditembak .
Saya dan teman-teman meminta dan memohon pertanggungjawaban saudara Novel Baswedan yang berlaku biadab kepada saya dan teman-teman. Jangan jadi pengecut dan berlindung di balik KPK. KPK lembaga yang bersih, hebat dan dipercaya masyarakat. Jika KPK bersikeras melindungi Novel Baswedan, kembalikan derita lahir batin saya dan teman-teman yang sudah kami alami selama 12 tahun. Kami menunggu dan menantikan keadilan di persidangan.
Maka dengan ini, saya dan teman-teman memohon kepada pimpinan KPK untuk tidak menghalangi persidangan yang kami tunggu sebagai bukti pertanggungjawaban Novel Baswedan atas perbuatannya.
Saya dan teman-teman juga bertanya pada pimpinan KPK, bagaimana derita lahir batin yang kami alami selama ini atas perbuatan yang biadab Novel. Seandainya ini terjadi pada saudara atau keluarga saudara sehingga sekali lagi kami mohon keadilan untuk kasus Novel Baswedan segera disidangkan.
Wassalam. (TRIBRATANEWSMETRO).

Leave a Comment