Share

KASUS NOVEL BASWEDAN HARUS TETAP DILANJUTI

TRIBRATANEWSMETRO – Jakarta, Minggu (14/02/2016)
Kasus yang menjerat Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan ketika menjabat sebagai Kasatreskrim di Polres Bengkulu, seharusnya tetap dilanjuti dan tetap disidangkan dalam upaya memperoleh kepastian hukum. Hal itu sebagaimana yang dikemukakan oleh Akademisi Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung, DR. Bambang Hartono.
“Persidangan itu perlu dilakukan demi mewujudkan kepastian hukum serta pemberi keadilan bagi korban,” katanya di Bandar Lampung,  Minggu (14/02/2016).
Kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan,  KPK bahkan Polri akan turun bila tidak dilanjutkan.
“Apabila tidak dilanjutkan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan, KPK dan Polri akan mengalami penurunan, ” ujarnya.
Menurut Bambang, ketetapan hukum dari pengadilan sangatlah penting, mengingat Novel Baswedan saat ini bersinggungan dan bertugas di KPK. Sebagai Akademisi Fakultas Hukum, Bambang menilai penghentian kasus dugaan penganiayaan Novel Baswedan akan menciderai substansi pembelajaran di Fakultas Hukum,  bahkan bisa merusak sendi-sendi, asas-asas hukum dan tujuan dari keilmuan di bidang hukum.
Terkait apabila Novel Baswedan merasa dirugikan dalam proses penegakan hukum itu, seharusnya dilakukan dengan upaya hukum bukan dengan melakukan pelanggaran hukum.
“Jangan sampai hanya karena persoalan ini, masyarakat akan menaruh kecurigaan dan tidak percaya lagi terhadap institusi kepolisian, kejaksaan dan KPK, tegasnya.
Tujuan hukum, sebagaimana disampaikan Gustav Redbruuk bahwa untuk menjamin kepastian hukum, menjamin keadilan dan kegunaan atau manfaat yang merupakan satu kesatuan dalam tujuan hukum, tambahnya.
Secara yuridis, memang korban diwakilkan oleh negara atau kejaksaan, tetapi ironisnya justru kejaksaan berpihak pada tersangka atau terdakwa, bukankah ini pelanggaran hukum atau penyalahgunaan kewenangan. Setelah seperti itu, lalu siapa yang mewakili korban,”Justru kejaksaan yang telah melanggar HAM korban,” ungkapnya.
Seharusnya Novel Baswedan tidak berlindung di balik institusi KPK dan perkara ini harus tetap dilanjutkan ke persidangan agar tujuan hukum tercapai, tandasnya. (TribrataNewsMetro).

Leave a Comment