Share

Kabur Usai Tabrak Pelajar, Sopir Truk Sampah Terancam Dipecat

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Jum’at (05/02/2016).

Seorang pengemudi truk sampah Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara yang terlibat kecelakaan dan mengakibatkan seorang pelajar yang sedang mengendarai sepeda motor ‎tewas terancam dipecat jika terbukti lalai saat mengemudikan kendaraannya. Pihak Satuan Lalu Lintas Wilayah Polres Metro Jakarta Utara ‎sudah berhasil menemukan keberadaan si penabrak. Pelaku saat ini masih menjalani proses pemeriksaan.

Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara, Slamet Riyadi, mengatakan pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap pengemudi truk sampah nomor polisi B-9xx3-UOQ yang terlibat kecelakaan ‎dengan pengendara sepeda motor.

“Benar itu memang anggota Sudin Kebersihan Jakut yang ‎sedang mengemudikan truk sampah. Namanya Umar dia warga Semper. Setelah kami cek ternyata dia memang yang menabrak pengendara motor itu,” ujar Slamet, Rabu (3/2) sore kepada Suara Pembaruan.Menurutnya, Umar langsung melarikan diri dari lokasi terjadinya ‎kecelakaan setelah melihat massa dalam jumlah besar mengerumuni truk sampah dan sudah melihat gelagat buruk timbulnya main hakim sendiri.

“Makanya si Umar ini langsung lari. Sampai tadi malam dia masih telepon genggamnya masih susah dihubungi. Namun (Rabu_ pagi ini yang bersangkutan sudah menyerahkan diri ke kantor polisi,” tambah Slamet.Ia menekankan akan memberi tindakan tegas berupa pemecatan Umar dari pekerjaannya sebagai sopir truk sampah apabila dari hasil pemeriksaan kepolisian terbukti lalai saat mengemudikan kendaraannya.Saat ini status Umar adalah pekerja harian lepas (PHL)

“Kalau memang dari hasil pemeriksaan polisi dia terbukti bersalah, nanti kami langsung pecat‎, tapi itu masih menunggu hasil berita acara pemeriksaan (BAP). Staf saya masih memonitor pemeriksaan di kepolisian,” lanjutnya.Slamet ‎mengaku akan memperketat apel pengemudi truk sampah setiap harinya. Dia akan menekankan kepada para pengemudi untuk selalu mengutamakan safety riding dan tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Kami sudah sering memberi instruksi ke sopir, kalau lelah jangan dipaksakan. Kalau kendaraan sedang tidak layak juga jangan dioperasikan, dan yang lebih penting lagi harus selalu berhati-hati saat mengendarakan truk sampah,” katanya. Lebih lanjut, Slamet meminta para pengemudi untuk selalu rutin melakukan perawatan terhadap kendaraannya karena kendaraan itu alat yang mereka gunakan sehari-hati dalam menunaikan pekerjaannya, oleh sebab itu harus dirawat supaya layak.

Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit‎ Purwanto, ‎mengaku pengemudi truk sampah sudah berada di Markas Satlantas Wilayah Jakarta Utara di Jalan Gunung Sahari Raya, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

“Saat ini pengemudi tersebut sedang kami mintai keterangan kronologi terjadinya kecelakaan dan kami cocokkan dengan kesaksisan saksi mata di lokasi apakah konsisten,” ujar Sigit. Saat ditanya soal apakah truk mengalami kerusakan di bagian rem, Sigit mengaku belum bisa memberikan keterangan. Truk itu sendiri baru diadakan Sudin Kebersihan Jakarta Utara pada tahun anggaran 2014 itu,

“Masih kami periksa dengan detail. Nanti jika sudah selesai diperiksa unit kendaraannya akan langsung dimasukkan dalam berita acara,” tutup Sigit. Sebelumnya, pada Selasa (2/2) lalu seorang pelajar perempuan bernama Maya Widiyaningrum (16)‎ yang mengendarai sepeda motor tewas seketika ditabrak oleh truk sampah saat melintas di Jalan Danau Sunter Utara. Pengemudi truk sampah tersebut langsung melarikan diri usai terjadinya kecelakaan. (edo)

Leave a Comment