Share

Jakarta Utara Peringkat Tertinggi Rawan Kejahatan

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Rabu (17/02/2016).

Pihak kepolisian telah mencatat 71 titik rawan kejahatan di Jakarta dan wilayah sekitarnya. diantaranya Jakarta Selatan ada 12 titik rawan kejahatan, Polres Depok ada tujuh, Polres Kabupaten Bekasi 10 lokasi, Polres Kota Bekasi enam titik, Polres Jakarta Utara 30 titik dan Polres Jakarta Timur enam titik. Dari titik rawan kejahatan tersebut, wilayah Jakarta Utara merupakan daerah yang terbanyak adanya rawan kejahatan.

Saat ini, Polda Metro Jaya juga telah memetakan dan menempatkan personel di daerah rawan Jakarta Pusat, seperti di Jalan Gajah Mada, Hayam Wuruk, Simpang Coca Cola, Jalan Ahmad Yani dan Senen. Daerah rawan di Jakarta Utara sekitar Cilincing, Perempatan Mambo, Tanjung Priok, Jalan Perintis Kemerdekaan, Teluk Gong dan Ampera. Daerah rawan di Jakarta Barat mencakup wilayah Cengkareng, Perempatan Grogol, Tomang, Slipi, Pesing dan Roxy.

Wilayah Jakarta Selatan meliputi Pancoran, Mayestik, Cipete Raya, Cilandak, dan Pasar Jumat. Sedangkan Jakarta Timur, Pasar Rebo, Perempatan Arion dan Rawamangun. Kemudian, titik rawan di Kota Bekasi, seperti di Jalan Raya Bekasi, Kranji, Ujung Menteng.

“Kami sudah perintahkan peningkatan patroli diseluruh wilayah tersebut,” kata KombesPol Mohammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2016). Mantan Kapolres Jakarta Utara itu melanjutkan, berdasarkan jenis kejahatan yang terjadi meliputi kasus pembunuhan, penganiayaan berat, pencurian dengan pemberatan, kemudian pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, perjudian, pemerasan, pemerkosaan, narkoba dan kenakalan remaja.

Polda Metro Jaya bersama jajarannya mengevaluasi secara rutin kejadian kejahatan jalanan dan mengoptimalkan fungsi Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas), serta memaksimalkan patroli guna mengantisipasi tindak pidana itu. (edo)

Leave a Comment