Share

EMPAT KORBAN NOVEL BASWEDAN MINTA KEJAGUNG TAK CABUT DAKWAAN

TRIBRATANEWS METRO – JAKARTA, Rabu (17/02/2016).

Empat korban penganiayaan yang diduga dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ketika menjabat Kasatreskrim Polres Bengkulu, meminta agar Kejaksaan Agung (Kejakgung) tidak mencabut dakwaan kepada Novel Baswedan. Hal itu disampaikan mereka ketika mendatangi Kejaksaan agung (Kejakgung), Selasa (16/02/2016).

Erwansyah Siregar, salah satu korban penganiayaan yang diduga dilakukan Novel Baswedan menceritakan penyiksaan yang dialaminya yang dilakukan oleh Novel Baswedan dihadapan Kapuspenkum pada Selasa itu. “Empat jam disiksa. Setelah empat jam dinaikkan ke atas, disetrum. Cuma mencuri sarang burung wallet, “ungkap Erwansyah.

Erwansyah mengatakan, Novel Baswedan sebagai manusia berdarah dingin, karena itu ia mendesak Kejakgung melanjutkan kasus Novel sampai ke persidangan. Hal senada disampaikan Rusli Arliansyah salah satu korban penganiayaan lainnya yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan. Ia memohon agar Kejakgung tidak menghentikan kasus Novel .” Pada saat penyiksaan, saya dan kawan-kawan tidak melakukan perlawanan, mohon perkara ini disidangkan, “ katanya.

Leave a Comment