Share

Dit Reskrimsus PM Laksanakan Press Release Ungkap Kasus Penipuan Online

BIDHUMAS PMJ – Reskrimsus, Senin (22/02/2016).

Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya melaksanakan Press Release ungkap kasus Penipuan online melalui toko online OlX.co.id, kaskus.co.id dll, pada hari ini yang bertempatan didepan Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Press Release dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs Mujiyono, SH, M Hum dengan didampingi Kasubdit Cyber Crime AKBP Suharyanto SH, MH dan Humas Polda Metro Jaya.
Saat ini Polda Metro Jaya berhasil menangkap tersangka 5 ( lima) orang di Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 8 – 9 Februari 2016.

Kelima tersangka berinisial H, AS, Z, R B diamankan beserta barang bukti berupa :
a. 14 buah HP
b. 32 Rek. bank BRI, Mandiri, BNI dan BCA
c. 1 buah laptop
d. 1 buah Cpu
e. 1 unit mobil honda CRV
f. 1 unit mobil Daihatsu Grand max.
g. 1 unit mobil honda Fred.
h. 1 unit spd motor yamaha Fino.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka sudah lama melakukan aksi penipuan ini dengan menggunakan modus membuat akun palsu di OLX, Bukalapak.com dsb, yang berisi promosi penjualan mobil, motor, HP, alat rumah tangga hingga perlengkapan bayi.

Kemudian setelah ada korban yang menghubungi, para tersangka ini meminta uang terlebih dahulu melalui transfer ke rekening yang telah disediakan oleh tersangka lainnya.
Setelah korban mentransfer uang tersebut, barang yang dijanjikan tidak kunjung datang atau tidak pernah diterima korban.
Untuk kasus penipuan online ini, Polda Metro Jaya telah menerima sebanyak 93 laporan yang terjadi di tahun 2015, dengan total kerugian sebanyak Rp. 10,1 Milyar, ucap Dir Krimsus.

Oleh sebab itu, petugas masih terus mengembangkan kasus ini dikarenakan masih banyak korban-korban lain yang disinyalir menjadi korban komplotan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dir Krimsus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan teliti dalam melakukan pembelian secara online, jika terlihat meragukan, batalkan saja transaksi tersebut.
Dir Krimsus juga menambahkan, kepada warga masyarakat yang menjadi korban penipuan online agar segera melapor ke kantor polisi terdekat, karena jika terlalu lama melaporkan uang yang sudah ditransfer akan segera habis.

Para tersangka ini dijerat dengan UU ITE pasal 28 Jo pasal 45 dengan hukuman 5 tahun penjara serta pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan maksimal hukuman 15 tahun penjara.

Leave a Comment