Share

Anggota KPK Dicurigai Sebagai Teroris

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Selasa (23/02/2016).

Tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba-tiba diamankan polisi saat berada di pelataran parkir Harco Mangga Dua, Jakarta Utara. Padahal, tiga anggota KPK dengan inisial Dr, BP dan WG tengah berdinas di sekitar Harco Mangga Dua. “Tiga hari belakangan mobil ini lalu lalang terus, anggota saya curiga. Ini kan dekat pusat perbelanjaan takutnya teroris atau bagaimana,” kata Kapolres Jakarta Utara Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona di Jakarta, Senin (22/2).

Bolly, sapaan Daniel, menerangkan saat dihampiri anggota polisi, tiga orang tersebut juga tidak menunjukkan identitasnya. “Setelah dapat laporan itu, saya minta mereka diperiksa di kantor (Mapolres Jakarta Utara),” lanjut Kapolres Jakarta Utara. Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona menjelaskan, ketiga penyidik KPK itu sempat menjalani pemeriksaan setiba di Polres Jakarta Utara. Polisi juga melakukan penggeledahan. Setelah digeledah, mereka menemukan kartu identitas KPK. “Kami tidak percaya begitu saja, takutnya kartu itu palsu. Lalu di kroscek ke KPK ternyata benar mereka anggota KPK,” kata Kapolres. “Mereka bilang dalam rangka tugas,” tambahnya.

Ia menyangkal, ketiga penyidik KPK ditangkap pihaknya. Kapolres Jakarta Utara memastikan, pihaknya hanya mengamankan tiga penyidik KPK belaka. “Kami mengamankan. Tapi bukan menangkap loh ya. Tolong ini diluruskan,” ujarnya seraya menyatakan, pihaknya telah membebaskan ketiga penyidik KPK. “Sudah dipulangkan sekarang. Orang enggak ada masalah apa‑apa kok,” ujar tutupnya.

KPK menegaskan bahwa ketiga penyelidik itu secara resmi membawa surat tugas dan melakukan kegiatan tertutup. “Bahwa benar ketiganya pegawai KPK yang melakukan kegiatan tertutup di lokasi tadi, dalam beberapa hari melakukan kegiatan di seputar daerah itu,” ucap Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). Yuyuk menyebut bagian penindakan KPK telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan akhirnya ketiga penyelidik KPK itu dilepaskan. Mengenai kabar bahwa salah satu penyelidik itu positif menggunakan narkoba, Yuyuk membantahnya.

“Narkoba dan sebagainya itu tidak benar, sudah dilakukan proses, dan kami sudah berkoordinasi dengan Polres dan mereka sudah bisa dilepaskan. Kalau informasi yang saya dapatkan tim mondar-mandir dalam beberapa hari, polisi mencurigai dan kewaspadaan terhadap teroris dan sudah dijelaskan, tidak ada kegiatan dengan terorisme,” kata Yuyuk. Sementara menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, sepenuhnya sudah dilakukan komunikasi antara Polri dan KPK. “Mereka dikira teroris dan sudah dibebaskan,” jelas Agus. (edo)

Leave a Comment