Share

Aksi Unras Dari Gerakan Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Selatan, Jum’at (05/02/2016).

Pada pukul 10.30 wib di PT. Newmont, Gd. Menara Rajawali, Jl. Gede Agung Anak Agung, Mega Kuningan, Setiabudi, Jaksel tlah brlngsng giat unras dr Gerakan Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta (Gempus Jakarta), LK 15 org, Pimp. Sdr. Syarifudin Kdtngan massa pengunjuk rasa utk meminta kpd PT. Newmont Nusa Tenggara brtanggung jawab atas trjadinya konflik antar warga serta pencemaran sungai dr pembuangan tailing (B3) ke teluk Senunu.

Tuntutan dari para massa adalah,
1. Meminta Dirut. PT. Newmont (Martiono) hrs bertanggung jawab menggunakan dana perusahaan utk diberikan kpd Kapolda NTB sbg dana hibah sebesar Rp. 5,5 Miliar.
2. Meminta PT. Newmont hrs bertanggung jawab ats pencemaran lingkungan dng membuang limbah tailing ke Teluk Senunu dan sungai sekongkang serta sungai Tango Sejorong seluas 198,65 Ha.
3. Meminta Dirut. PT. Newmont Nusa Tenggara (Bpk. Martiono) mundur dr jabatannya, krn tdk profesional dlm kinerjanya dan trbukti merugikan negara serta masyarakat sumbawa, Prov. NTT.

Sedangkan untuk orasi yang mereka suarakan adalah mengenai,
* Kejahatan yang dikelola oleh asset- asset asing harus ditindak sampai ke akar-akarnya bukan dilindungi oleh institusi penegak hukum utk menutup-nutupi kesalahannya.
* Jika pimpinan PT. Newmont tdk sgr bertanggung jawab, jng salahkan kami dlm aksinya trjadi kericuhan. Kami hanya ingin mencapai suatu keadilan di masyarakat Sumbawa, Prov. NTT.

Lalu pada pukul 11.30 wib 3 orang perwakilan massa pimp. Syarifudin menemui pihak PT. Newmont, dan diterima oleh Bpk. Indarto (Bag. Kepengurusan Kepemerintahan PT. Newmont). Dlm pertemuan pihak perwakilan menyampaikan aspirasinya, namun mreka menilai pihak PT. Newmont tdk menghargai kedatangan mahasiswa karena disambut di Lobby Gd. Menara Rajawali.

Slanjutnya pada pukul 11.40 wib giat selesai, massa membubarkan diri dengan tertib, tanpa meninggalkan sampah satupun dikarenakan mereka berorasi tidak dengan spanduk ataupun hal-hal yang nantinya akan menjadi sampah. (edo)

Leave a Comment