Share

Warga Depok ini kena tipu ‘mama minta pulsa’ rugi hingga Rp1,5 juta

BIDHUMAS PMJ – Depok, Selasa (26/01/2016).

Hati-hati bila warga Depok menerima telepon atau sms dari orang tidak dikenal, bila tidak ingginkan seperti halnya anggota Kominte Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok, Winda Hutami yang menjadi korban ‘sms mama minta pulsa’. Dari itu korban merugi hingga Rp 1.580.000 juta.

“Kejadianya penipuan telepon minta ditranfer pulsa gitu sama sms,” kata Hutami warga Jalan Salak III nomor 115, Kecamatan Sukmajaya kepada Humas Polresta Depok, Selasa (26/1/2016).

Dari kejadian awalnya Winda menceritakan, mendapatkan telepon dari nomor 085781948222 sekitar jam 16.00 WIB, hari Senin (25/1/2016).

Kata Winda, dalam pembicaraan tersebut temannya berada di Kantor Polisi, pas waktu dirinya menyebutkan nama pelaku langsung membenarkan dan meminta kiriman pulsa ke beberapa nomor.

“Pertama sok kenal dan dirinya ngaku lagi kena musibah di kantor polisi. Gak bilang namanya, terus gue terucap ini bang Sopian yah ? Kirain gue itu Sopian, jadi penipu itu ada yang ngaku oknum polisi dan Sopian. Bukan satu orang aja di suara hp, diperkirakan ada banyak dan gue dibuat panik pas nelepon ada suara sirine mobil,” tutur dia.

Dirinya mengaku sadar sambil berbicara dengan orang tua dan sempat meminjam uang. dan bercanda dengan keponakanya.
“Selama ditelepon gue gak boleh matiin hpnya kata si penipu,” ucapnya.

Ia mengatakan sempat mengirim pulsa beberapa kali dari Rp 50 ribu hingga Rp500 ribu. Totalnya kata Winda mencapai Rp 1,5 juta lebih.

“Sembilan kali ngirim pulsa ke nomor si pelaku, terakhir dia minta Rp500 ribu dan itu hp gak boleh dimatiin,” terangnya.

Dari kejadian itu, dirinya melapor ke Polsreta Depok semalam untuk menangai kasus tersebut. Bila tidak ditangani dan dicari pelaku penipuan ‘mama minta pulsa’ akan merugikan masyarakat umumnya.

“Saya berharap pihak aparat keamanan mencegah dan menangkap pelaku penipuan itu. Agar masyarakat tidak tertipu melalui alat komunikasi yang meresahkan,” harapnya. (edo)

Leave a Comment