Share

Selama Arus Balik, Kendaraan Besar Harus Setop Beroperasi

BID HUMAS PMJ – Sabtu, (02/01/2016).

Sebagian besar warga DKI Jakarta sudah mulai kembali ke Ibu Kota setelah libur panjang perayaan Tahun Baru 2016. Kemungkinan puncak arus balik akan terjadi hari ini hingga besok.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian melarang kendaraan besar beroperasi pada saat puncak arus balik. Larangan itu sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.

“Kendaraan besar sudah ada imbauan dari edaran Menteri Perhubungan bahwa dilarang. Kecuali BBM dan sembako, itu boleh tapi yang lain dilarang,” kata Irjen Pol Tito usai apel kesiapan arus balik di Lapangan Sabhara Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (2/1/2016).

Selain mengandalkan edaran Menhub, Irjen Pol Tito juga sudah mengimbau pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia, Organda (Organisasi Angkutan Daerah) dan tempat pengelolaan kendaraan besar untuk tidak mengoperasikan kendaraan pada 2 dan 3 Januari 2016.

“Berbesar hatilah untuk masyarakat karena tanggal 2 dan 3 ini berimbas pada masyarakat kendaraan pribadi yang mau ke Jakarta,” ujar Kapolda.

Mantan Kapolda Papua inu juga meminta kepada masyarakat untuk tidak kembali di hari dan jalur yang sama. “Kalau bisa ke Jakarta jangan di hari Minggu yang sama, sebagian datang hari ini kita siap sebagian mungkin besok sebagian lagi mungkin hari berikutnya,” tutup Kapolda.

Seperti diketahui, surat edaran Menteri Perhubungan terkait larangan melintas bagi truk selain pembawa BBM dan Sembako mulai 30 Desember sampai 3 Januari 2016, di beberapa kawasan tidak berjalan efektif.

Seperti yang terjadi di Sidoarjo saat hari pertama larangan berjalan. Bahkan, pelanggaran juga terjadi di kawasan Jabodetabek. (egs)

Leave a Comment