Share

Puluhan Kali Mencuri di Rumah Kosong, Ditangkap Melawan, Didor Polisi

BIDHUMAS PMJ – Depok, Sabtu (23/01/2016).

Mencoba melawan petugas saat ditangkap, seorang tersangka pencuri di rumah kosong (rumsong) dilumpuhkan dengan proyektil timah panas di kaki betis kiri. Meski bermain seorang diri, pelaku tercatat sudah puluhan kali melakukan pencurian.

Tersangka Pria Antasari alias R.Y alias R.I, alias Hulk 33, ditangkap petugas buser dipimpin Kapolsek Cimanggis Kompol Arlon Sitinjak didampingi Kanit Reskrim AKP Ersada Sitepu terpaksa merobohkan pelaku dengan tembakan di betis kaki kiri karena mencoba kabur saat akan ditangkap.

“ Pelaku kita sergap di rumahnya kawasan Jatijajar, Tapos. Pada saat akan ditangkap pelaku mencoba kabur, langsung sama petugas dilumpuhkan dengan menembak betis kaki kirinya,”ujar Kapolresta Depok Kombes Dwiyono kepada Humas Polresta Depok Sabtu (23/1).

Petugas mengetahui lokasi persembunyian tersangka dari laporan pencurian motor Honda Beat B 6xx8 EUC milik M Y S di rumahnya Jatijajar, Depok, Jumat (8/1). Sebelum menangkap R.Y, petugas meringkus penadah motor A.I als O.N, 34, di rumahnya kawasan Pancoran Mas. Setelah dikembangkan hasil informasi A.I alias O.N petugas mengetahui keberadaan R.Y.

“ Motor korban dijual oleh tersangka R.Y kepada A.I seharga Rp.1,1 juta. Motor tersebut digunakan oleh orang lain R.I ,20 thn, saat dilihat korban sedang digunakan di jalan tidak tahu kalau motor yang digunakan curian oleh saksi,”katanya.

Tersangka R.Y atau disebut Hulk ini karena berbadan besar pengakuan sudah 20 kali mencuri di rumah kosong. Tersangka sudah melakukan aksinya mulai tahun 2014.

“ Pekerjaan sehari-hari tersangka R.Y ini adalah tukang ojek. Mencari target sasaran dimulai dari pukul 03:00 hingga 05:00. Rumah yang disasar adalah rumah kosong,”ungkapnya.

Mantan Kapolres Banyumas ini menyebutkan modus pelaku Ryan adalah masuk ke rumah dengan mencongkel jendela menggunakan obeng. “Ada 10 laporan (LP) pencurian yang dilakukan oleh pelaku di kawasan Jatijajar dan Tapos. Sedangkan 10 lagi di kawasan Sukmajaya dan Cimanggis,”bebernya.

Perwira jebolan Akpol 1994 ini menambahkan barang bukti kejahatan pelaku yang berhasil disita sebanyak 15 STNK motor, 15 buah HP berbagai merek, dompet lima buah, satu BPKB motor, serta kartu identitas. “Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,”tutupnya.

“ Hasil curian pelaku Ryan ini dijual kepada seseorang kenalan dengan sebutan Uda di daerah Cibinong. Kini petugas buser masih mengejar pelaku DPO tersebut. ” Sementara itu pelaku Ryan mencuri lantaran hasil kejahatan uangnya digunakan untuk foya-foya ke kafe dan sisanya buat menghidupi keluarga.

“Jika ada sisa uang hasil kejahatan saya gunakan untuk foya-foya minuman keras dan wanita. Uang sisanya itu saya kasih ke istri untuk beli susu anak dan sekolah,”kata pelaku. (edo)

Leave a Comment