Share

press Release Ungkap kasus perjudian di wilayah Penjaringan

BIDHUMAS PMJ-Jakarta Utara, Sabtu (23/01/2016).

Pada hari Jum’at (22/01/2016) pukul 08.00 WIB tepat di halaman Mapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara, telah dilaksanakan press release ungkap kasus tindak pidana perjudian, dalam kesempatan tersebut Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Ruddi Setiawan, SH, SiK didampingi Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara Kompol H.M Sungkono serta pejabat Polsek Metro Penjaringan.

“Mereka bermain judi ini sudah satu minggu, rumahnya sudah terpasang CCTV agar tidak ada orang yang masuk. Kami berhasil mengamankan 18 orang. Pelaku ada 8 orang, 1 bandar dan 7 pemain dan sisanya hanya melihat permainan tersebut,” ucap Kapolsek Metro Penjaringan.

Orang – orang yang berkumpul main judi pada rumah diamankan anggota Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara lantaran sedang asik main judi koprok dan Liong Fu.

Walaupun rumah Asiong telah dilengkapi CCTV untuk memantau keadaan sekitar, namun mereka tetap digerebek pihak kepolisian.

Dia mengaku bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari warga sekitar apabila rumah Asiong di jadikan tempat perjudian. Ke tujuh pelaku tersebut yakni adalah TK, WKH, AM, WY, ACN, HND, dan LJH. Dengan sigap Asiong mengorganisir teman-temannya untuk bermain judi tersebut melalui komunikasi tersembunyi. Sehingga tidak semua orang dapat keluar masuk di rumah Asiong. Dari hasil perjudian itu, ditemukan uang tunai sebesar Rp 20.359.000, 1 set meja kursi, 3 lembar kain lapak bergambar binatang dan 2 buah dadu.

Asiong mengaku menggelar perjudian tersebut sebagai lahan mata pencaharian yang menguntungkan. Tidak ada nominal yang dipatok dalam perjudian tersebut.

“Hanya iseng-iseng saja sebelumnya, mainnya setiap hari, kalau mau pasang terserah aja ada yang Rp 10 ribu, Rp 500 ribu tergantung mereka pengen pasang berapa,” ungkap Asiong.

Akibat perbuatannya, Asiong dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan 7 pemain tersebut terjerat pasal 303 Bis KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Leave a Comment