Share

Polresta Depok Tangkap Dua Remaja Spesialis Pencuri Burung Hias

BIDHUMAS PMJ – Sabtu (09/01/2016).

DEPOK – Petualangan duo remaja spesialis pencuri burung hias berakhir. Setelah beraksi puluhan kali mencuri burung hias, dua remaja ini diamankan petugas buser Polresta Depok, karena tertangkap tangan di Jalan Abdul Gani, Kalibaru, Cilodong, Kota Depok, Sabtu (9/1) pukul 02:30.

Para pelaku ditangkap petugas, di dekat Setu Cilodong, usai membawa kandang burung secara diam-diam. Pelaku sempat membuang kandang burung untuk menghilangkan bukti saat petugas mencoba menangkap.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan kedua pelaku yang sudah putus sekolah SMP ini diketahui sebagai spesialis pencuri burung hias yang dilakukan sudah puluhan kali.
“Modus pelaku mencuri dengan memanjat tembok lalu mengambil burung love bird senilai Rp1 juta,” ujar Kompol Teguh.

Perwira jebolan Akpol 2003 ini mengatakan dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti dua buah sangkar berisi 3 ekor burung love bird dan motor.

“Burung bersama kandang kita sita. Termasuk alat kejahatan untuk membawa yaitu motor Yamaha Vega B 6191 SSP diamankan sebagai barang bukti,”ungkap Kompol Teguh.

Petugas berhasil menangkap para pelaku ketika anggota buser sedang melakukan observasi wilayah di Jalan Kampung Sawang, pelaku menggunakan motor dengan membawa sangkar burung. Pelaku curiga saat dikejar petugas, mereka berusaha membuang kandang ke jalan.

“Setelah itu pelaku berhasil diamankan petugas. Saat dimintai keterangan pelaku mengaku sangkar burung yang dibuang merupakan hasil mencuri di halaman rumah Jalan Abdul Gani,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono menambahkan, dari keterangan pelaku, keduanya sudah melakukan 10 kali pencurian di Depok.

“Wilayah sasaran pelaku yang telah menjadi kawasan mencuri burung di Kalibaru Cilodong, Perumahan Permata Depok Pancoran Mas, Rawa Panjang Bojong Gede, dan Kalimulya Kecamatan Cilodong,” tutur Kapolres.

Sampai saat ini pihak korban yang kehilangan burung belum ada yang melaporkan. “Masih kita tunggu laporan korban. Karena melihat usia korban masih di bawah umur, nanti akan dikenakan hukuman diversi dengan melakukan pembinaan,” ujar Kapolres.

Leave a Comment