Share

Polres Metro Jakarta Barat grebek kampung ambon

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Barat, Minggu(24/01/2016).

Polres Jakarta Barat menggebrek bandar narkoba di Kampung Ambon Cengkareng Jakarta Barat yang mana kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Rudi Heryanto. Adapun Kapolres Metro Jakarta Barat menjelaskan bahwa Dari dahulu kala, Kampung Ambon dikenal sebagai wilayah rawan narkoba, operasi Ini adalah salah satu bentuk kami dari Polres Metro Jakarta Barat dalam memerangi dan meminimalisir dari penyalahgunaan narkoba diwilayah hukum kami,

Kampung Ambon dari dulu dikatakan tempat paling rawan untuk transaksi dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Rudi di lokasi penggerebekan, Sabtu (23/1/2016).

Kasat narkoba AKBP Afrisal menuturkan Sejauh ini polisi sudah menangkap dua orang dari lokasi. Dia ditetapkan sebagai tersangka. ” Kami amankan 2 orang, ” kata Afrisal.
Afrisal mengatakan operasi penggebrekan ini dilakukan dengan sasaran ops antara lain:

1. Jl. Intan No 146 Rt. 003/07.
Dgn hsl Narkoba Nihil, namun dilokasi diamankan a.n Rico Stevanus yang kedapatan memiliki sajam 1 buah samurai dan 2 buah golok.

2. Jl. Intan No. 148 Rt.003/07
dgn hasil Nihil.

3. Jl. Pirus No 22 Rt. 001/07 rmh Sdri. Mariana Maritje (Ketua RT) disita senapan angin dan 1 unit lengkap alat hisap sabu.

4. Jl. Akik No. 153 Rt.15/ 07 rmh milik Sdr. Edi dengan hasil nihil.

5. Jl Tanggul Kali Rt. 005/10 Kel Kapuk pimp Kasat Narkoba dengan hasil Nihil

6. Jl Tanggul Kali Rt 016/07 Kel Kd Angke dgn hsl Nihil.
Dan petugas merobohkan sebuah gubug yg diduga sbg tmpt transaksi, serta didlm tempat tsb didapati seseorang a.n Amin
( menyimpan sajam jenis samurai )

7. Jl. Mirah Rt.05/07 disita 3 buah Hp yang pada salah satu hp ditemukan sms yang berbunyi ” awas mau ada operasi, rapih-rapihkan barang “.

Sarang narkoba ini tidak terkait dengan insiden di Berlan Jakarta Pusat yang menewaskan Bripka Taufik Hidayat, anggota Polsek Senen. ” Karena di sini masih terjadi transaksi jual beli narkoba,” ujar Afrisal. (edo)

Leave a Comment