Share

Penghuni Apartemen Sunter Icon Tak Kenal J

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Kamis(28/01/2016).

Sejumlah penghuni apartemen Sunter Icon di Jalan Griya Sejahtera, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tidak mengenal Jessica Kumala Wongso alias Siska (27).
Jessica disebut-sebut tinggal di Apartemen Sunter Icon. Dia adalah wanita yang memesan es kopi vietnam bagi Wayan Mirna Salihin di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, dua pekan lalu. Mirna tewas dalam usia 27 tahun usai menyeruput kopi tersebut.

Apartemen Sunter Icon terdiri dari dua tower, yakni Tower West dan Tower East, dengan jumlah unit tidak sampai 700. Masuk ke area apartemen hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kartu akses (access card). Demikian juga bila hendak parkir di area apartemen.

Yun (30 thn), seorang penghuni yang kebetulan berbelanja di luar area apartemen, mengatakan, selama ini dia belum pernah bertemu atau melihat sosok Jessica di lingkungan tempat tinggalnya. Dia hanya melihat wajah Jessica di televisi.

“Dengar-dengar memang (Jessica) tinggal di sini, tapi sejauh ini saya belum pernah lihat. Mungkin karena nggak ngeh aja,” ujar Yun ditemui di luar area Apartemen Sunter Icon, Yun sendiri mengaku tidak pernah memerhatikan penghuni apartemen. Karena menurutnya penghuni apartemen memiliki privasi dan dunianya masing-masing.
“Biasanya yang kenal itu cuma antarpenghuni yang bersebelahan,” kata dia.

D (28 thn), penghuni lainnya, juga merasa heran tidak pernah melihat rupa Jessica di Apartemen Sunter Icon. Bahkan, dia menduga, informasi mengenai Jessica yang tinggal di apartemen itu keliru. Karena, para penghuni juga tidak tahu letak unit apartemen Jessica.

“Saya sering curi dengar orang-orang ngomongin dia (Jessica), tapi mereka juga nggak tahu di mana tinggalnya,” kata D. Meskipun D juga mengakui para penghuni memang rata-rata tidak saling kenal. Karena menurut dia, penghuni kebanyakan pekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam flat masing-masing. Senada dengan penghuni, petugas sekuriti Apartemen Sunter Icon mengaku tidak tahu bila Jessica tinggal di apartemen tersebut. Petugas juga tidak mengenal setiap penghuni karena jumlahnya ratusan.

” Penghuninya kan banyak, nggak mungkin kita hafal satu-satu,” ujar pria yang tak bersedia meyebutkan namanya, Polisi disebut sudah menggeledah apartemen Jessica di Sunter Icon, Jakarta Utara, Dari apartemen itu polisi menyita beberapa barang bukti. Untuk diketahui, sebelum Mirna tewas, Jessica datang terlebih dulu ke Kafe Olivier, atau sekitar 40 menit sebelum korban tiba. Bahkan Jessica yang memesan es kopi yang diminum Mirna dan membayari es kopi itu.
Kopi itu diketahui sudah dicampur potasium sianida yang sangat mematikan.

Komisaris Besar M Iqbal, Kabid Humas Polda Metro Jaya yang pernah menjadi Kapolres Jakarta Utara. Mengatakan, bila pelaku pembunuhan Mirna terungkap maka pelakunya akan dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Polisi masih menelusuri pelaku yang memasukkan racun sianida itu ke dalam kopi korban. Hanya saja, polisi mendapat sedikit kendala lantaran hasil rekaman kamera CCTV di kafe itu tak dapat memperlihatkan pelaku yang membubuhi zat sianida ke dalam kopi korban.

Sebab kamera CCTV terhalang tiga hand bag yang tadinya berada di belakang kursi namun dipindahkan dan diletakkan di atas meja. Sedangkan di ruang pembuatan kopi oleh barista kafe itu tak ada satu pun kamera CCTV. (edo)

Leave a Comment