Share

Nekat Mencuri Untuk Biaya Nikah

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Kamis(28/01/2016).

R.R (22) dan S.I (20) babak belur usai diamuk massa di Jalan Hijau VII Blok P4, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Keduanya tertangkap tangan mencuri sepeda fixie united milik korban bernama Y.M (36) seharga Rp8 juta. Saat itu, kedua pemuda tersebut kepergok oleh salah satu warga yang tengah melakukan siskamling.

RR mengaku terpaksa mencuri sepeda fixie united tersebut lantaran untuk menambah biaya pernikahannya yang akan berlangsung bulan depan.

“Saya belum nikah, tapi bulan depan mau. Ya, nyuri sepeda fixie united karena tahu harganya mahal, dan lumayan buat nambah ongkos menikah saya,” kata R.R sambil tertunduk malu di Mapolsek Tanjung Priok, Rabu (27/1/2016) malam.

Saat melakukan aksi pencuriannya, R.R bersama sahabatnya S.I untuk membantu melancarkan aksinya mencuri sepeda fixie united tersebut. Ia mengaku tak berani mencuri sepeda fixie united tersebut seorang diri. Kata dia, S.I akan bertugas mengawasi aksinya dengan menggunakan motor.

“Saya baru dua kali melakukan pencurian sepeda di wilayah Tanjung Priok dan sekitarnya. Sepeda langsung kami bawa ke Pasar Angke di Jakarta Barat untuk dijual. Rata-rata sepeda yang kejual sekitar Rp2-3 jutaan,” kata R.R.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol TP Simangunsong menuturkan, kedua pelaku tersebut diduga kuat merupakan spesialis pencurian motor di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Ada dugaan kuat kedua pelaku merupakan spesialis pencurian motor. Tapi ini masih kita selidiki dan memang mendapati barang bukti berupa sepeda fixie united putih,” ungkap Kapolsek

Ia mengaku pada saat penangkapan, korban mendatangi pihak RT dan RW setempat untuk melaporkan tentang kehilangan sepeda fixie united yang diparkir di teras rumahnya. Korban juga menunjukkan rekaman Closed Circuit of Television (CCTV) kepada RT dan RW, sekaligus warga setempat.

“Pelapor yang merupakan korban beserta perwakilan warga setempat datang melaporkan dan memberikan rekaman CCTV. Rekaman CCTV itu membenarkan memang kedua pelaku inilah yang mencuri sepeda korban,” ucapnya.

Pihak kepolisian mendapat informasi apabila barang bukti bersama pelaku berada di sebuah rumah di Kawasan Tomang, Jakarta Barat.

“Tidak ada perlawanan dan kedua pelaku tengah berada di teras rumah kediaman R.R, dan ingin bergegas ke Pasar Angke, Jakarta Barat. Mereka pun kami bekuk dan membuinya di Polsek Tanjung Priok,” kata Kapolsek.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku tersebut terjerat Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (edo)

Leave a Comment