Share

Marka Jalan Tak Jelas di Jakarta, Pelanggaran Rambu Tahun 2015 meningkat

BIDHUMAS PMJ – DKI Jakarta, Jumat(08/01/2016).

Sepanjang 2015 terjadi 117.565 pelanggaran lalu lintas terhadap rambu. Angka ini meningkat jauh dibanding 2014 lalu. Dimana pada tahun 2014 pelanggaran lalu lintas terjadi sebanyak 61.826 pelanggaran rambu lalu lintas. Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, menduga peningkatan pelanggaran lalu lintas terjadi akibat banyaknya marka jalan tak berfungsi dengan baik.

Berdasarkan hasil analisa pihaknya, terdapat banyak ruas jalan tidak memiliki marka jalan yang jelas,seperti banyaknya marka jalan yang tidak ada stop line dan zebra cross di beberapa titik wilayah Jakarta Timur, titik tersebut antara lain 8 titik di Traffic Light (TL) Halim, kemudian 8 titik di TL Jambul di Dewi Sartika, serta 2 titik di TL Kebon Nanas, sedangkan terdapat pula marka tak jelas di wilayah Jakarta Selatan. Antara lain 4 titik di TL Bulungan, 2 titik di TL Pancoran arah grogol, lalu 2 titik di TL PGC, dan 2 titik di TL Senayan.

Di lokasi-lokasi itu lalu lintas terpantau kerap semerawut lantaran tak adanya marka jalan yang berfungsi tersebut.(edo)

Leave a Comment