Share

Konfrensi Pers Data Korban Aksi Teror Bom Sarinah

 

20160117_00482720160117_00484920160117_004901

 

 

 

 

 

BIDHUMAS PMJ – DKI Jakarta, Sabtu(16/01/2016).

Pukul 14.00 Wib,  telah dilaksanakan konferensi pers tentang nama-nama korban aksi teror bom Sarinah  yang terjadi pada Kamis lalu (14/01/2016) yang sudah di identifikasi. Konfrensi pers yang berlangsung di  ruang Media Center Kasus Bom Sarinah, di Lt. 2   Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya itu dipimpin oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya,  Kombes Pol. Mohammad Iqbal S.IK, M.H dan Kabiddokkes Polda Metro Jaya,  Kombes Pol. dr.  Musyafak. Disampaikan oleh Kabiddokkes Polda Metro Jaya  Jumlah korban seluruh nya dari aksi teror Sarinah berjumlah 33 orang, dengan keterangan korban luka-luka berjumlah 26 orang yang sebagian sampai saat ini masih di rawat di Rumah Sakit. Untuk korban meninggal berjumlah 7 orang dan 5 orang diantaranya adalah pelaku aksi teror Sarinah tersebut.

Keterangan dari 26 korban, yang  terluka terdiri dari 5 anggota Polri, 4 Warga Negara Asing (WNA) , yaitu 1 (satu)  WN  Belanda, 1 (satu)  WN  Aljazair, 1 (satu)  WN  Austria dan  1 (satu)  WN Jerman), sementara untuk 7 orang yang meninggal terdiri dari 1 (satu)  Warga Negara Kanada, dan 6 (enam)  Warga Negara Indonesia. Untuk korban yang terluka dirawat di beberapa Rumah Sakit, yakni  di  RSCM, RSPAD, RS. ABDI WALUYO RS. MMC, RS. TARAKAN, RS. HUSADA, RSIA YAPEKA, RS. MEDIKA PERMATA HIJAU, dan RS. POLRI KRAMAT JATI.

Untuk korban yang dirawat  di RSCM ada 4 orang, yaitu Aiptu Deni Mahieu (49 thn/L), Endah (32 thn/P), Mira Puspita (21 thn/P), dan Venusia Dyah Mavianti (44 thn/P), untuk korban Endah, Mira Puspita, dan Venusia sudah dipulangkan pada 15 Januari 2016. Selanjutnya korban yang berada di RSPAD ada 9 orang, yaitu Aiptu Dodi Maryadi (48 thn/L), Aiptu Budiyono (L), Budi Rachmat (35 thn/L), Anggun Artikasari (24 thn/P), Chaerul Islami (21 thn), Yohanes Antonius Maria (52 thn/P), Mr Marex (44 thn/L), Agus Kurnia (35 thn/L), dan Permana (21 thn/L).

Selanjutnya korban yang berada di RS ABDI WALUYO ada 6 orang, yakni  Aiptu Suhadi (L), Rais Karna (37 thn/P), Aldi Tardiansyah (17 thn/L), Alfris (30 thn/L), Manfred Stoifl (48 thn/L), dan Frank Feulnen (44 thn/L). Untuk yang ada di RS MMC ada tiga korban,  diantaranya Adi Saputro (28 thn/L), Jhon Hansen (33 thn/L), dan Meisy Sabardiah (36 thn/P), namun untuk Jhon Hansen dan Meisy Sabardiah sudah diperbolehkan pulang.

Untuk Korban yang berada di RS.  TARAKAN  hanya 1 (satu) korban yang di rawat yaitu Brigadir Suminto (40 thn/L) anggota Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Lalu korban yang berada di RS.  HUSADA juga 1 (satu)  orang yaitu,  Riter Willy Putra (24 thn/L). Sementara di  RSIA YAPEKA dan RS MEDIKA PERMATA HIJAU yaitu Andi Dina Noviana (27 thn/P) dan Dwi Siti Ramdani (33 thn/P).

Untuk  korban Meninggal (MD) berada di RS.  Polri Kramat Jati,   5 (lima)  diantaranya diduga pelaku teror bom Sarinah,  1 (satu)  Warga Negara Kanada dan 6 (enam)  Warga Negara Indonesia (WNI). Adapun nama-nama korban yang ada di RS.  POLRI KRAMAT JATI, yaitu Rico Hermawan dibuktikan dengan sidik jari (001), Sugito dibuktikan dengan sidik jari (002),Joni Kurniadi dibuktikan dengan sidik jari (003) ketiga terduga pelaku teror bom   tersebut di temukan di depan Pospol Sarinah. Selanjutnya Afif alias Sunakin dibuktikan dengan sidik jari (004), Amer Kwalitaher Warga Negara Kanada, dibuktikan dengan sidik jari (005), dan Mohammad Ali dibuktikan juga dengan sidik jari (006). Untuk korban 004-006 ditemukan di Halaman Starbuck Coffee. dan yang terakhir adalah Ahmad Muhazan bin Saron dibuktikan dengan sidik jari (007) ditemukan di dalam Starbuck Coffee. (edo)

 

Leave a Comment