Share

Kapolresta Depok hadiri peresmian Ruang sidang anak

BIDHUMAS PMJ – Depok, Kamis (14/01/2016).

Pengadilan Negeri Depok akhirnya resmi mengaktifkan Gedung Peradilan Anak, Kamis (14/01/2016). Gedung ini, diklaim menjadi Peradilan Anak terlengkap di Indonesia. Ketua Pengadilan Negeri Depok, Mien Trisnawaty menjelaskan, ruang sidang anak adalah sarana wajib yang diperlukan untuk menerima dan memutus perkara yang subjek pidananya adalah anak.

” Meski terjerat kasus pidana, namun anak tetap harus mendapat keistimewaan, ” kata Mien saat meresmikan gedung baru yang berada di lingkungan PN Depok itu, Rabu 13 Januari 2016.

Menurut Mien, dalam peradilan anak, pengadilan harus menjamin psikologis anak tidak terpuruk. Peradilan itu pun harus steril dari pihak asing dan terbebas dari media massa. “Jangan sampai si anak malah semakin terbebani, yang boleh mendapingi hanya orangtuanya,” ujar Mien.

Selain dilengkapi dengan ruang peradilan anak, PN Depok kata Mien, juga dilengkapi dengan sarana perpustakaan, ruang difersi dan fasilitas penunjang lainnya untuk anak.

” Jika ini semua sudah komplit, ini akan menjadi gedung peradilan anak terlengkap di Indonesia,” tutur Mien optimis. Lebih lanjut Mien menambahkan, sepanjang tahun 2015 ada sebanyak 31 perkara yang menjerat anak di bawah umur di Kota Depok.

” Kasusnya ada narkotika, penganiayaan hingga pencurian. Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap program kota layak anak di Kota Depok,” ujar Mien.

Ditempat yang sama, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail di dampingi Kapolresta Depok Kombes Pol. Dwiyono, SiK, MSi, mengapresiasi penuh apa yang dilakukan PN Depok. Menurut dia, dengan adanya peradilan khusus anak merupakan komitmen Pemkot Depok dalam melaksanakan Undang-undang, khususnya perlindungan anak.

“Anak yang berhdapan dengan kasus hukum. Harapannya jangan sampai anak terekspos dengan kondisi yang justru membuatnya terpuruk saat berhadapan dengan hukum. Selain amanah Undang-Undang, ini juga bagian dari pelaksanaan Perda terkait Kota Layak Anak,” kata Nur Mahmudi. (edo)

Leave a Comment